HARIAN DISWAY - Zohran Mamdani, politikus Partai Demokrat akan mulai menjabat sebagai Wali Kota New York pada 1 Januari 2026.
“Pada 1 Januari, saya akan dilantik menjadi Wali Kota New York,” tutur Mamdani. Ia akan menjadi wali kota Muslim pertama dan wali kota termuda di New York dalam lebih dari 1 abad.
Sebelumnya, Mamdani berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota New York dengan perolehan suara sebanyak 51,5%.
Dalam konferensi pers di Queens, pria berusia 34 tahun tersebut mengumumkan bahwa pembentukan tim transisi yang seluruh anggotanya perempuan.
Elana Leopold akan memimpin tim transisi tersebut sebagai direktur eksekutif.
BACA JUGA:Zohran Mamdani Unggul di Pilwalkot New York, Trump Cemas
Selain itu, terdapat Maria Torres-Springer (mantan wakil wali kota), Lina Khan (mantan Ketua Komisi Perdagangan Federal/FTC), Melanie Hartzog (mantan wakil wali kota bidang kesehatan dan layanan kemanusiaan), dan grace Bonilla (Presiden dan CEO United Way of New York City) akan berada dalam tim tersebut.
Lina Khan dikenal dengan kebijakan antimonopoli pada era Presiden Joe Biden menjadi sinyal bahwa Mamdani akan membawa New York ke arah reformasi ekonomi progresif.
Sebelumnya, Mamdani sempat menjanjikan kenaikan pajak bagi kalangan kaya.
BACA JUGA:Profil Zohran Mamdani, Calon Wali Kota Muslim Pertama New York yang Pro Palestina
Calon Wali Kota New York, Zohran Mamdani.-Tangkapan layar/Twitter/X-
BACA JUGA:Zohran Mamdani Unggul di Pemilihan Pendahuluan Wali Kota New York
“Dalam beberapa bulan ke depan, saya dan tim akan membangun pemerintahan Kota New York yang mampu mewujudkan janji-jani kampanye,” jelas Mamdani.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Amerika Serikat kehilangan kedaulatannya usai warga New York memilih Mamdani sebagai wali kota berikutnya.
“Keputusan yang dihadapi semua orang Amerika sudah jelas, kita hanya dapat memilih komunisme atau akal sehat,” jelasnya.