HARIAN DISWAY - Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. Adies Kadir, SH, M.Hum, resmi menerima gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar) dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu, 29 November 2025.
Penganugerahan itu berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Unissula di auditorium kampus.
Dalam prosesi tersebut, Adies menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Revitalisasi Komisi Yudisial dalam Sistem Peradilan Indonesia.” Orasi itu menekankan urgensi penguatan lembaga demi terciptanya sistem peradilan yang lebih adil dan efektif.
Selama ini, kontribusi Adies dinilai signifikan. Terutama dalam menangani berbagai persoalan masyarakat. Salah satu yang mendapat apresiasi luas adalah keberhasilannya membantu menyelesaikan sengketa tanah warga Surabaya dengan Pertamina di Jalan Mayjend Sungkono yang berstatus eigendom.
BACA JUGA:Hadir di Majelis Usman Bin Yahya, Adies Kadir Kenang Kisah Kesembuhannya
Tidak hanya di Surabaya, Kabupaten Sidoarjo juga mendapat manfaat dari politisi dari Partai Golkar tersebut. Itu dikatakan Direktur Pelayanan Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Fatihul Faizun, S.Sos., M.AP.
Fatihul menegaskan, kontribusi Adies terasa melalui dukungan terhadap peningkatan layanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Perjalanan politik Adies dimulai ketika terpilih sebagai anggota DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014.
Kala itu, ia juga menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar.
Pada 2014, ia melangkah ke tingkat nasional. Menjadi anggota DPR RI dan pernah dipercaya menjadi Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan.
Pada periode 2019, ia kembali terpilih dan menduduki posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Pada 2024, ia memperoleh mandat untuk ketiga kalinya. Kini, Adies adalah Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029. Mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I (Surabaya–Sidoarjo).
Profesor Adies Kadir menerima ucapan selamat dari koleganya usai pengukuhan di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada Sabtu, 29 November 2025.-Dokumen Pribadi-
Penganugerahan gelar Profesor Kehormatan ini diharapkan dapat memberi inspirasi bagi generasi muda dan menegaskan peran Adies Kadir dalam pembangunan bangsa, baik di sektor hukum, pelayanan publik, maupun penguatan demokrasi. (*)