Terpilih Secara Aklamasi, Nila Riana Jadi Perempuan Pertama Pimpin DPP Apindo Riau 2025-2030

Terpilih Secara Aklamasi, Nila Riana Jadi Perempuan Pertama Pimpin DPP Apindo Riau 2025-2030

Nila Riana (tiga dari kiri) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPP Apindo Riau periode 2025-2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) V Tahun 2025 di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu, 29 November 2025.-Apindo Riau-

PEKANBARU, HARIAN DISWAY - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) V Tahun 2025 di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu, 29 November 2025.

Melalui sidang pleno dan musyawarah demokratis, Nila Riana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPP Apindo Riau periode 2025-2030. Dia menjadi perempuan pertama yang memimpin organisasi pengusaha di Provinsi Riau. Sementara itu, Wijatmoko Rah Trisno ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. 

Terpilihnya Nila Riana menandai semangat baru kepemimpinan Apindo Riau. Tentu saja, dalam memperkuat sinergi dan mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Musprov V DPP Apindo Riau itu mengusung tema Peran Strategis Apindo dalam Peningkatan Ekonomi Riau: Merawat Tuah, Menjaga Marwah Menuju Indonesia Emas 2045. Musprov itu menjadi momentum penting bagi dunia usaha untuk memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja di Riau.

Ketua Bidang Organisasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) Apindo Anthony Hilman mengapresiasi pengurus DPP Apindo Riau periode 2020-2025. Ia mengingatkan, tantangan ketenagakerjaan, baik nasional maupun regional, harus dijawab dengan kebijakan yang memberi ruang lebih besar bagi dunia usaha untuk bertumbuh.

BACA JUGA:Gelar Rakerkonprov, DPP Apindo Jawa Timur Ingatkan Komitmen Pelaku Usaha untuk Berperan dalam Peningkatan Ekonomi Nasional

BACA JUGA:APINDO: UMKM Harus Tembus Pasar Ekspor

Setiap tahun, kata Anthony, Indonesia membutuhkan penciptaan lapangan kerja bagi 7-9 juta pengangguran eksisting. Juga 2-4 juta angkatan kerja baru. Di Riau, Tingkat Pengangguran Terbuka masih berada di angka 4,12 persen. 

Sementara itu, lebih dari 52 persen tenaga kerja bekerja di sektor informal tanpa perlindungan sosial yang memadai.

”Kondisi ini menjadikan peran Apindo semakin penting dalam memastikan kesempatan kerja yang layak dan berkeadilan, terutama bagi generasi muda,” ujar Anthony, Sabtu, 29 November 2025.

Ketua DPP Apindo Riau 2020-2025 Wijatmoko Rah Trisno berkomitmen untuk terus memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. Bagi Apindo Riau, merawat tuah berarti menjaga potensi besar Riau sebagai salah satu DPP terbaik. 

”Menjaga marwah berarti memastikan dunia usaha tetap tangguh, berkinerja baik, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Lantik DPK Apindo Kota Cirebon, Enggartiasto: Pengusaha Jangan Ragu Berinvestasi

BACA JUGA:Apindo Jatim Ajak Pengusaha Bayarkan THR Tepat Waktu, Maspion Cair Lebih Awal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: