Elon Musk Batasi Grok AI: Pembuatan Gambar Kini Eksklusif untuk Pelanggan Premium

Elon Musk Batasi Grok AI: Pembuatan Gambar Kini Eksklusif untuk Pelanggan Premium

Fitur AI Grok di X kini dibatasi dengan berbayar. --shutershock

HARIAN DISWAY - X, platform media sosial milik Elon Musk, kembali menuai sorotan. Kali ini, sorotan datang dari keputusan xAI yang membatasi fitur pembuatan gambar Grok hanya untuk pengguna berbayar.

Langkah ini diambil menyusul gelombang kritik dan kecaman terkait maraknya penyalahgunaan Grok untuk membuat gambar eksplisit, termasuk manipulasi visual perempuan dan anak di bawah umur tanpa persetujuan.

Pembatasan ini mulai berlaku pada Jumat pagi waktu setempat. Pengguna gratis X kini tidak lagi bisa mengakses fitur image generation Grok. Setiap permintaan pembuatan atau pengeditan gambar akan dibalas pesan otomatis dari Grok yang menyatakan bahwa fitur tersebut hanya tersedia untuk pelanggan berbayar.

Kebijakan ini pertama kali terendus melalui laporan The Guardian. X tidak mengumumkannya secara resmi, namun perubahan tersebut langsung terasa di lini masa.

BACA JUGA:Komdigi Blokir Grok AI di Platform X, Dinilai Berisiko Sebarkan Pornografi Deepfake

BACA JUGA:Marak Manipulasi Konten Asusila, Komdigi Ancam Blokir Grok AI dan X Jika Tak Patuh Aturan


Kini pengguna X wajib membayar saat akan menggunakan fitur image generation dari Grok. --beebom

Saat pengguna menandai Grok dan meminta manipulasi gambar AI tersebut akan menjawab, “image generation and editing are currently limited to paying subscribers.”

Artinya, hanya pelanggan X Premium dengan tanda centang biru yang kini bisa menggunakan kemampuan pembuatan dan pengeditan gambar Grok. Pembatasan ini diyakini sebagai upaya X untuk menekan praktik penyalahgunaan AI yang telah berkembang menjadi masalah sistemik di platform tersebut.

Selama beberapa bulan terakhir, banyak perempuan melaporkan bahwa foto mereka dimanipulasi menggunakan Grok menjadi gambar bernuansa seksual, tanpa izin dan tanpa mekanisme perlindungan yang jelas.

Konten semacam itu menyebar luas dan sulit dikendalikan, karena Grok tidak mensyaratkan persetujuan dari pemilik foto asli.

BACA JUGA:Hati-hati Gunakan Deepfake Bikini Grok AI, Elon Musk Ancam Konsekuensi

BACA JUGA:Elon Musk Luncurkan Grokipedia, Tantang Wikipedia dan Ubah Arah Pencarian Internet

Tekanan terhadap X pun meningkat. Pemerintah Inggris bahkan telah meminta regulator mempertimbangkan seluruh opsi, termasuk potensi pelarangan aplikasi, guna menghentikan pelecehan digital berbasis AI ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: