Charity Bazaar Kayanna Resto dan Yayasan 1001 Cahaya, Galang Donasi untuk Penyandang Disabilitas dan Anak Berkebutuhan Khusus

Charity Bazaar Kayanna Resto dan Yayasan 1001 Cahaya, Galang Donasi untuk Penyandang Disabilitas dan Anak Berkebutuhan Khusus

Fatma Saifullah Yusuf (tengah) dan Ellen Sulistyo Elke menunjukkan produk di charity bazaar yang digelar di Kayanna Restaurant, Kamis 29 Januari 2026-Dokumentasi Kayanna-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Banyak cara menyambut Imlek. Kayanna Resto dan Yayasan 1001 Cahaya menggelar charity bazaar yang dihadiri para istri pejabat dan sosialita Surabaya. Hasil dari bazaar ini digunakan untuk membantu para penyandang disabilitas dan anak-anak berkebutuhan khusus.

Acara tersebut digelar Kamis, 29 Januari 2026 di Kayanna Resto di Jalan Dr Soetomo, Surabaya. Salah satu tokoh yang hadir adalah Ummu Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Fatma membawa produk-produk karya penyandang disabilitas, anak-anak berkebutuhan khusus dan kelompok rentan lainnya yang bernaung di bawah yayasan 1001 Cahaya.

Pada acara yang asama juga diperkenalkan produk sepatu dan sandal asal Italia yang sejak 2018 hak patennya telah berada di Indonesia. Produk ini bernama Bocorocco by Christin Wu.

BACA JUGA:Didampingi BRI, Klaster Petani Buah Naga Banyuwangi Jadi Model Pemberdayaan UMKM Pertanian

BACA JUGA:Bangun Kampung Haji, Indonesia Jadi Negara Pertama Beli Properti di Mekah dan Madinah

Fatma Saifullah Yusuf merasa terkesan dengan acara charity yang digagas Ellen Sulistyo Elka, CEO Kayanna Restaurant ini. 

"Selain untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan karya kelompok penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya, kegiatan ini seperti reuni dengan sahabat-sahabat lama saya di Surabaya,” ujar Fatma.


Sosialitas Surabaya yang hadir dalam charity bazaar yang digelar Kayanna Restaurant dan Yayaysan 1001 Cahaya. n-Dokumentasi Kayanna-

Anak-anak penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, dan kelompok rentan itu, kata Fatma, dibina oleh Dharma Wanita Kementerian Sosial. Tujuannya untuk mendukung keberlangsungan hidup mereka. Bentuk pembinaannya antara lain dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang menambah keterampilan mereka.

“Setelah para penyandang disabilitas, anak-anak berkebutuhan khusus dan kelompok rentan ini telah mempunyai skill, produk-produk yang mereka hasilkan dibantu Yayasan 1001 Cahaya untuk dipasarkan," ujar Fatma.

Uang hasil penjualan itu, lanjut Fatma, dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Sebagian hasilnya juga untuk membiayai kegiatan-kegiatan pelatihan lainnya untuk para penyandang disabilitas, anak-anak berkebutuhan khusus dan kelompok rentan lainnya yang masih belum mendapatkan pelatihan.

Fatma membawa produk-produk unggulan Yayasan 1001 Cahaya, antara jaket hoodie, koper, lukisan-lukisan di tumbler, dan kerajinan tangan lainnya. Produk-produk itu dibawa dari Jakarta untuk dipasarkan di acara charity tersebut. 

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Kuartal I 2026 untuk Dongkrak Daya Beli

BACA JUGA:Mantap! Indonesia Siap Bangun Kampung Haji, Jadi Negara Pertama yang Diizinkan Beli Properti di Makkah dan Madinah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: