Inovasi Berbuah Emas, Pupuk Kaltim Dominasi PROPER untuk Kesembilan Kali

Inovasi Berbuah Emas, Pupuk Kaltim Dominasi PROPER untuk Kesembilan Kali

Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Gusrizal (kanan) menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq -Dokumentasi Pupuk Kaltim-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memiliki komitmen dalam menjaga lingkungan. Komitmen tersebut membawa hasil positif.

Perusahaan pupuk terbesar di Indonesia itu meraih penghargaan PROPER Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). 

Ini menjadi capaian kesembilan secara berturut-turut. Pencapaian yang menegaskan kepemimpinan Pupuk Kaltim dalam praktik bisnis berkelanjutan.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Selasa, 7 April 2026. 

BACA JUGA:HUT ke-48, Pupuk Kaltim Salurkan 836 Ribu Ton Pupuk ke Petani di 10 Provinsi


Penghargaan PROPER ke-9 menegaskan kepemimpinan Pupuk Kaltim dalam praktik bisnis berkelanjutan-Dokumentasi Pupuk Kaltim-

Bagi Pupuk Kaltim, penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa perusahaan mampu menjalankan prinsip beyond compliance melebihi kepatuhan terhadap regulasi. Inovasi yang dihadirkan memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Capaian ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat langsung, baik bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujar Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Gusrizal.

Sepanjang 2025, Pupuk Kaltim mengakselerasi berbagai program unggulan. Program tersebut terintegrasi dengan strategi keberlanjutan perusahaan.

Mulai dari inovasi sosial, eco-inovasi, hingga penerapan ekonomi karbon. Seluruhnya dirancang untuk memastikan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:Dukung Musim Tanam Oktober - Maret, Pupuk Kaltim Pacu Produksi

BACA JUGA:MAGENTA BUMN: Pupuk Kaltim Buka Lowongan Magang untuk Jenjang D3 hingga S1

Salah satu program andalan adalah PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi). Program ini mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif berupa biogas. 

“Tak hanya mengurangi limbah, inisiatif ini juga meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Gusrizal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: