Dampak Krisis Finansial VW, Ducati Pangkas Anggaran Massal di MotoGP 2027

Dampak Krisis Finansial VW, Ducati Pangkas Anggaran Massal di MotoGP 2027

Ducati resmi umumkan perpanjangan kontrak Marc Marquez hingga 2028--Twitter Ducati Corse @ducaticorse

HARIAN DISWAY - Badai finansial hebat resmi menghantam Borgo Panigale. Kebijakan pemangkasan anggaran raksasa dari Grup Volkswagen, memaksa Ducati mengambil langkah ekstrem di MotoGP 2027: memutus kontrak pabrikan para pembalap tim satelit, termasuk Fermin Aldeguer, dan menyisakan duet Marc Marquez dan Pedro Acosta sebagai satu-satunya tumpuan yang digaji langsung oleh pabrikan.

Masa-masa sulit mulai menghampiri Ducati di ajang MotoGP. Dalam beberapa pekan terakhir, masa depan merek asal Bologna tersebut di dalam Grup VAG (holding Volkswagen) mulai dipertanyakan. Bahkan melalui pernyataan resmi raksasa otomotif Jerman tersebut, pemangkasan anggaran massal dipastikan bakal berdampak langsung pada proyek MotoGP mereka. Korban pertamanya: Ducati dan Fermin Aldeguer dipastikan tidak akan melanjutkan kerja sama kontrak pabrikan pada musim 2027.

​Sebagaimana diketahui, Aldeguer awalnya diikat dengan kontrak langsung oleh pabrikan Ducati saat didatangkan untuk musim 2025, meski ia ditempatkan di garasi tim satelit, Gresini Racing.

​VR46 Ambil Alih Gaji Aldeguer

​Artinya, pembalap asal Murcia, Spanyol tersebut tidak akan lagi memiliki ikatan kontrak langsung dengan pabrikan Italia itu pada musim depan. Aldeguer memang diproyeksikan tetap menunggangi Ducati pada 2027, tetapi tim Pertamina Enduro VR46 milik Valentino Rossi yang akan bertanggung jawab penuh atas gajinya, tanpa ada sepeser pun keterlibatan finansial dari Ducati.

​Langkah ekstrem ini diambil menyusul pengetatan anggaran yang diberlakukan Volkswagen terhadap Ducati. Isu ini bahkan sempat memicu rumor bahwa Ducati akan dijual oleh Volkswagen. Alih-alih menyangkal rumor tersebut, pihak Volkswagen justru menegaskan bahwa seluruh lini di bawah naungan grup mereka memang sedang menghadapi efisiensi anggaran besar-besaran.

BACA JUGA:Ikuti Jejak Marc Marquez, Joan Mir Resmi Gabung Gresini Racing Demi Selamatkan Karier!

BACA JUGA:Demi Juara Dunia Ke-10, Marc Marquez Pensiunkan Gaya Balap Ugal-ugalan!

Kebijakan Baru untuk Semua Tim Satelit

​Kebijakan pangkas anggaran ini juga berlaku bagi seluruh pembalap tim satelit Ducati lainnya:

  • ​Gresini Racing: Telah mengumumkan perekrutan Joan Mir dan Daniel Holgado, di mana gaji kedua pembalap tersebut akan dibayar mandiri oleh pihak tim.
  • ​VR46 Racing Team: Hal serupa berlaku untuk kursi kedua VR46. Siapa pun yang terpilih nanti, dengan Nicolo Bulega sebagai kandidat terkuat, Valentino Rossi yang harus merogoh kocek untuk membayarnya, bukan Ducati.

​Padahal pada musim 2026, Ducati tercatat masih menggaji empat pembalap di MotoGP. Selain Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di tim pabrikan, ada Fabio Di Giannantonio (VR46) dan Fermin Aldeguer (Gresini) yang memegang kontrak langsung dengan Borgo Panigale.

Hanya Menyisakan Dua Pembalap Pabrikan pada 2027

​Atas permintaan langsung dari Volkswagen Jerman, daftar pembalap yang digaji langsung oleh Ducati pada 2027 akan dipangkas secara drastis menjadi dua pembalap saja, yaitu duet tim utama: Marc Marquez dan Pedro Acosta.


Michele Pirro (51), saat menguji motor Desmosedici GP27 di sirkuit Misano, pada 13 April 2026--Twitter M Sports @MSports_all

​Melalui restrukturisasi finansial ini, Ducati setidaknya berhasil menyelamatkan stabilitas internal mereka. Kebijakan ini juga menjawab keraguan sebelumnya mengenai apakah Ducati sanggup memproduksi enam motor dengan spesifikasi pabrikan penuh untuk musim 2027.

Tantangan Regulasi Baru 850cc

​Musim 2027 akan menjadi babak baru yang menantang bagi MotoGP. Regulasi total akan berubah dengan pengenalan mesin baru berkapasitas 850cc, pembatasan ketat sektor aerodinamika, serta penghapusan total perangkat pengatur ketinggian motor (ride-height device).

​Dengan situasi keuangan saat ini, program pengembangan suku cadang (part) sepanjang musim 2027 kemungkinan besar hanya akan diprioritaskan untuk motor tunggangan Marc Marquez dan Pedro Acosta.

BACA JUGA:Guncang MotoGP 2027, KTM Duetkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio

BACA JUGA:Menang di MotoGP Belanda 2026, Ai Ogura Jadi Kuda Hitam Pemburu Gelar Juara Dunia

​Jika Ducati hanya mengandalkan data peningkatan dari dua motor tersebut, apakah para rival seperti Aprilia, KTM, hingga pabrikan Jepang mampu memanfaatkan momentum berkurangnya kekuatan armada Ducati di lintasan?

Di atas kertas, peluang itu sangat terbuka. Namun, menarik untuk ditunggu bagaimana efektivitas proyek masa depan Ducati Desmosedici ini berjalan.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: