Dahlan Iskan soal Masa Depan Kopdes Merah Putih: Jika Subsidi Dihapus, Mau Dagang Apa?
Dahlan Iskan menilai masa depan Kopdes Merah Putih bergantung pada kemampuan membangun bisnis mandiri jika subsidi pemerintah dihapus.-YouTube DI'sway-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Founder Harian Disway Dahlan Iskan menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setelah resmi diluncurkan di berbagai daerah.
Menurut Dahlan, konsep dan misi KDKMP memang sangat baik. Namun, keberhasilan koperasi tersebut akan ditentukan oleh kemampuan membangun bisnis yang benar-benar mandiri, bukan hanya mengandalkan penjualan barang bersubsidi.
Pada tahap awal, KDKMP memang hanya akan menjalankan bisnis yang relatif mudah, yakni menjadi penyalur gas LPG 3 kilogram dan pupuk subsidi.
BACA JUGA:Bangunan Kopdes Merah Putih di Stone Garden Citatah Diprotes, Pengelola Nilai Ganggu Wisata dan UMKM
BACA JUGA:Ini Alasan Kemenhan Ngotot Latih Manajer Kopdes Merah Putih ala Militer
Menurutnya, model usaha tersebut hampir tidak memiliki risiko karena harga dan mekanisme distribusinya telah ditentukan pemerintah.
Namun, Dahlan mengingatkan bahwa keberadaan KDKMP juga berdampak pada pedagang kecil yang selama ini menjadi penyalur barang subsidi.
Ia meyakini para pedagang tersebut akan mencari peluang usaha baru karena memiliki naluri bisnis yang kuat.
"Pedagang itu tidak bisa nganggur. Otaknya jalan terus. Jatuh-bangun adalah bagian dari napas kehidupannya," tulisnya, Rabu, 8 Juli 2026.
KDKMP Harus Punya Jiwa Dagang
Dahlan berharap dalam waktu satu tahun, pengelola KDKMP sudah memiliki jiwa bisnis sehingga tidak hanya bergantung pada distribusi barang subsidi.
Setelah memahami dasar-dasar perdagangan, koperasi desa harus mulai membeli hasil pertanian dan produk masyarakat desa untuk dipasarkan kembali.
Namun, tahap tersebut dinilai jauh lebih rumit. KDKMP harus mampu menentukan harga beli yang menguntungkan petani, menghitung margin keuntungan, sekaligus mengelola arus kas dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: