5 Pemain Operasi Pesta Copet, Iqbaal Ramadhan dan Kristo Immanuel Jadi Pencopet di Pestapora
5 Pemain Film Operasi Film Pesta Copet, Iqbaal Ramadhan Hingga Kawai Lubis siapkan strategi pencopetan terbesar di festival musik Pestapora-IMDb-IMDb
HARIAN DISWAY - Operasi Pesta Copet menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinanti pekan ini. Dibintangi Iqbaal Ramadhan, film yang diproduksi Imajinari itu siap tayang di bioskop mulai Kamis, 27 Agustus 2026.
Operasi Pesta Copet mengusung kisah unik tentang empat anak muda yang merencanakan aksi pencopetan besar di tengah festival musik Pestapora. Bukan untuk gaya-gayaan. Tapi memang butuh. Mereka terdesak kebutuhan hidup.
Film yang disutradarai Edy Khemod itu menghadirkan karakter-karakter dengan latar belakang dan kepribadian yang jarang diangkat di sinema Tanah Air. Setiap tokoh berperan penting dalam membangun konflik sekaligus menghadirkan sisi emosional.
Selain cerita dan penokohannya, daya tarik film itu berasal dari jajaran pemainnya. Iqbaal Ramadhan, yang biasanya memerankan tokoh dari keluarga berkecukupan, kini menjadi pemuda miskin yang menggerakkan operasi pencopetan besar-besaran.
BACA JUGA:7 Film Layar Lebar Indonesia Tayang Agustus 2026, dari Kado Untuk Ibu hingga Operasi Pesta Copet
BACA JUGA:Sinopsis Operasi Pesta Copet, Iqbaal Ramadhan Jalankan Aksi Pencopetan Besar di Pestapora
Ia beradu akting dengan Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Keempat karakter itu menjadi pusat cerita dengan dinamika persahabatan yang menjadi salah satu elemen penting dalam film.
Chemistry antara para pemain menjadi bagian menarik, karena memperlihatkan hubungan emosional antara empat sahabat yang menghadapi masalah bersama. Yuk kenalan dengan 5 pemain utama Operasi Pesta Copet berikut ini.
1. Iqbaal Ramadhan (Ijal)

Iqbaal Ramadhan berperan sebagai Ijal di film Operasi Pesta Copet-IMDb-IMDb
Nama Iqbaal Ramadhan menjadi salah satu daya tarik utama dalam film Operasi Pesta Copet. Aktor yang dikenal melalui berbagai proyek film populer Indonesia itu dipercaya memerankan karakter bernama Ijal.
Ijal adalah pemuda cerdik yang terdesak masalah ekonomi. Setelah dipecat, ia bekerja serabutan sampai jadi badut pengamen. Karena putus asa, ia mengajak teman-temannya menjalankan operasi pencopetan di festival musik Pestapora.
BACA JUGA:Sinopsis Dan Bandung, Ketika Cinta Basil dan Elma Terhalang Status Sosial
BACA JUGA:Screening Film Film Dan Bandung di Surabaya Meriah, Kisah Cinta Basil-Elma dan Humor Pidi Baiq!
Peran Ijal dijamin bikin penonton pangling dengan Iqbaal. Bagaimana tidak? Sosok yang pernah sangat identik dengan siswa SMA kinyis-kinyis bernama Dilan itu, kini tampil kumuh. Kumis dan janggut tidak tercukur rapi, dan pakaian seadanya.
Namun, Iqbaal memang telah membuktikan dirinya mampu memainkan berbagai karakter. Merintis karier melalui pertunjukan teater musikal Laskar Pelangi pada 2010, popularitasnya melonjak setelah bergabung sebagai vokalis Coboy Junior (CJR).
Ia kemudian debut di layar lebar lewat film 5 Elang (2011). Hingga kemudian mendapatkan pengakuan tersendiri dari para sineas. Setelah memerankan Dilan dalam Dilan 1990 pada 2018, ia mulai mendapatkan film-film "serius".
Beberapa karya terbaiknya, misalnya film biopik sejarah Bumi Manusia (2019), Ali & Ratu-Ratu Queens (2021), film kriminal Mencuri Raden Saleh (2022), drama keluarga Perayaan Mati Rasa (2024), hingga film horor Monster Pabrik Rambut (2026).
BACA JUGA:Sinopsis Harusnya Horror, Reza Arap Jadi Setan Wibu di Film Debutnya
BACA JUGA:7 Pemeran Harusnya Horror, Karya Reza Arap dan Film Terakhir Lula Lahfah
2. Kristo Immanuel (Adut)

Kristo Immanuel menjadi Adut dalam film Operasi Pesta Copet-IMDb-IMDb
Kristo Immanuel berperan sebagai Adut, salah seorang sahabat Ijal yang hampir selalu bersamanya dalam berbagai situasi. Bahkan saat Ijal harus menjadi pengamen badut, Adut ada di sisinya.
Kristo Immanuel sebenarnya dikenal sebagai komika. Kehadirannya dalam film ini memberikan warna tersendiri karena Operasi Pesta Copet tidak hanya menghadirkan ketegangan kriminal, tetapi juga unsur komedi.
Pria kelahiran 28 Februari 1997 itu mengawali karier di dunia hiburan sebagai kreator konten yang populer berkat kemampuannya melakukan peniruan suara karakter animasi dan tokoh publik.
Bakat komedi alami serta kedalaman ekspresinya menarik perhatian industri perfilman hingga ia mendapatkan debut akting resmi dalam film Teka Teki Tika (2021) garapan Ernest Prakasa. Sejak itu, namanya di dunia film lumayan terkerek.
Beberapa karya terbaik yang membuktikan ketangkasan aktingnya antara lain film aksi komedi The Big 4 (2022), drama distopia 24 Jam Bersama Gaspar (2023), serta film thriller psikologis Sleep Call (2023).
BACA JUGA:Sinopsis Ayah, Aku Mau Cerita: Aksi Vino G Bastian Lindungi Pembunuh
BACA JUGA:7 Pemain Film Ayah, Aku Mau Cerita, Vino G Bastian dan Marsha Timothy Jadi Musuh
3. Zulfa Maharani (Tia)

Zulfa Maharani sebagai TIA dalam Film Operasi Pesta Copet-IMDb-IMDb
Zulfa Maharani memperkuat jajaran pemain utama Operasi Pesta Copet. Dia berperan sebagai Tia, salah seorang teman masa kecil Ijal. Juga hidup dalam kemiskinan, dia langsung bersedia bergabung dalam aksi pencopetan besar di Pestapora.
Aktris kelahiran 10 Desember 1999 itu sudah berpengalaman membintangi berbagai judul sinetron dan FTV sejak pertengahan 2000-an. Pengalaman panjang di layar kaca membuka jalan bagi debut film layarnya melalui Kau dan Aku Cinta Indonesia (2014).
Konsistensi dan kedewasaan aktingnya membuat Zulfa dipercaya memerankan berbagai karakter berbobot dengan intensitas emosi tinggi. Termasuk berakting dengan Iqbaal Ramadhan dalam Dilan 1990 (2018).
Dia juga membintangi drama nostalgia Bebas (2019), film horor Qorin (2022), hingga Crocodile Tears (2026). Zulfa Maharani menuai banyak pujian setelah memerankan versi muda komedian Nunung dalam film Srimulat: Hil yang Mustahal (2022).
BACA JUGA:Sinopsis Seni Merayu Tuhan, Ketika Kehilangan Ibu Bikin Anak Nego dengan Sang Pencipta
BACA JUGA:5 Pemeran Seni Merayu Tuhan, Ari Irham, Rieke Diah Pitaloka hingga Arie Kriting
4. Kawai Labiba (Melodi)

Kawai Labiba sebagai Melodi sang penyusun strategi dalam film Operasi Pesta Copet-IMDb-IMDb
Aktris muda Kawai Labiba ambil bagian dalam Operasi Pesta Copet, memerankan karakter bernama Melodi. Dia mencuri perhatian karena ikut menjadi bagian dari kelompok Ijal yang menjalankan operasi pencopetan besar.
Kawai Labiba menjadi salah seorang pendatang baru dalam film ini. Lahir pada 18 Desember 2003, dia merintis langkah awalnya di dunia hiburan sebagai model iklan dan pembuat konten media sosial.
Dia lantas debut di layar lebar lewat film horor Sebelum Iblis Menjemput 2 (2020). Dengan bakat yang makin terasah, Kawai konsisten membawakan berbagai karakter di industri film nasional.
Beberapa karya terbaik yang mengukuhkan reputasinya mencakup drama remaja Like & Share (2022), Cek Toko Sebelah 2 (2022), serta drama emosional Bila Esok Ibu Tiada (2024).
BACA JUGA:Sinopsis Film Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Petualangan Pramuka Melacak Sahabat yang Hilang
BACA JUGA:6 Pemain Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Sarah Sechan Paling Dikangeni
5. Fauzan Lubis (Silet)

Fauzan Lubis berperan sebagai Silet, kawan Ijal yang akan menjadi perusuh aksi Copetnya-IMDb-IMDb
Daftar pemain film Operasi Pesta Copet makin lengkap oleh Fauzan Lubis yang memerankan Silet. Ia bukan geng Ijal. Namun tetap berperan dalam memperkuat konflik, khususnya saat ikatan persahabatan dari empat anggota inti mulai dilanda masalah.
Kehadiran karakter pendukung seperti Silet membuat dunia dalam film terasa lebih luas dan membantu membangun berbagai kejadian yang dialami para tokoh utama.
Fauzan Lubis sendiri lahir di Jakarta pada 16 September 1992. Ia memulai karier seni sebagai musisi, penulis lagu, dan vokalis grup musik pop-jazz Sisitipsi sejak 2014. Berkat gaya panggungnya yang otentik, ia melangkah ke dunia seni peran.
BACA JUGA:Sinopsis Kado untuk Ibu, Misi Mencari Hadiah Ulang Tahun yang Jadi Perjalanan Mengharukan
BACA JUGA:7 Pemeran Film Kado untuk Ibu: Luisa Adreena Comeback, Emir Mahira Jadi Damkar
Ia debut layar lebar dalam Mencuri Raden Saleh (2022), juga bersama Iqbaal Ramadhan. Karya-karya terbaiknya mencakup album debut Sisitipsi 73 % (2016) yang melambungkan namanya, serial komedi Klub Kecanduan Mantan (2023), serta adaptasi karya klasik Ali Topan (2024).
Itulah 5 pemeran utama Operasi Pesta Copet. Dengan perpaduan pengalaman, ketelitian, kemampuan komedi, serta energi pemain muda, film ini menawarkan pengalaman berbeda bagi penonton Indonesia.
Bagi pecinta film kriminal dengan sentuhan humor dan cerita persahabatan, Operasi Pesta Copet bisa menjadi salah satu tontonan yang patut masuk daftar pilihan. Tayang mulai Kamis, 27 Agustus 2026. Selamat menonton! (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi UINSA Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber