Kapolresta Sidoarjo Cek Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam yang Sakit Usai Santap MBG
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengecek ratusan santri Ponpes Manbaul Hikam yang sakit usai menyantap makanan program MBG.-memorandum.disway.id-
SIDOARJO, HARIAN DISWAY – Kondisi ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, menjadi perhatian aparat kepolisian.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing turun langsung mengecek para santri yang menjalani perawatan di rumah sakit, Selasa, 1 September 2026.
Para santri tersebut mengalami gangguan kesehatan yang diduga muncul setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolresta Sidoarjo datang bersama Bupati Sidoarjo dan Dandim 0816 Sidoarjo untuk melihat langsung kondisi para santri.
BACA JUGA:Kronologi 293 Santri Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo, Dilarikan ke 8 Rumah Sakit
BACA JUGA:Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo, Wali Santri Panik Berhamburan ke Rumah Sakit
Sejumlah rumah sakit menjadi lokasi perawatan para santri. Di antaranya RSUD R.T. Notopuro dan RSI Siti Hajar.
Christian Tobing tidak sekadar memantau dari luar ruang perawatan. Ia berbincang langsung dengan sejumlah santri yang sedang mendapat penanganan medis.
Kapolresta juga menyampaikan dukungan kepada orang tua yang mendampingi anak-anak mereka. Ia memastikan proses penanganan terhadap para santri terus dilakukan oleh tim medis.
"Semoga segera pulih dan sehat kembali. Kami pastikan aman dan tim medis telah melakukan penanganan secara maksimal," kata Kombes. Pol. Christian Tobing kepada sejumlah santri dikutip memorandum.disway.id.
BACA JUGA:Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan Massal, 120 Korban Tersebar di Empat Rumah Sakit
BACA JUGA:IGD RSUD Notopuro Sidoarjo Membludak Tangani Santri Diduga Keracunan MBG
Di tengah kepanikan keluarga, polisi meminta para orang tua tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial. Orang tua diminta tetap tenang sembari menunggu informasi resmi mengenai kondisi para santri.
Polresta Sidoarjo menyatakan penanganan dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, dan sejumlah pihak terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: