Mengenal FRAGILE, Trofi Seni Kontemporer Unik di F1 GP Italia 2026
Simeone Crispino dan Stella Scala, dua seniman kontemporer asal Milan yang merancang trofi untuk GP Monza 2026--Twitter McLaren News @MclarenF1_News
HARIAN DISWAY- Sebuah karya seni kontemporer bertajuk FRAGILE siap mengguncang podium Grand Prix Italia di Sirkuit Monza akhir pekan ini. Bukan sekadar piala biasa, trofi berbentuk tumpukan barang rumah tangga unik ini dirancang khusus oleh duo seniman ternama Italia, Vedovamazzei, untuk melambangkan betapa rapuhnya sebuah kemenangan di panggung kompetisi tertinggi Formula 1.
Dipadukan dengan topi podium edisi khusus besutan mantan desainer legendaris Nike, Denis Dekovic, perayaan di Temple of Speed dipastikan bakal menyajikan nuansa kemewahan dan estetika baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Ada yang baru dari gelaran Grand Prix Italia di Sirkuit Autodromo Nazionale Monza. Para pemenang GP Italia tahun ini akan mengangkat trofi unik yang bentuknya menyerupai tumpukan piala dan mangkuk.
Dinamai FRAGILE, trofi hasil karya duo seniman Italia, Vedovamazzei, ini akan diserahkan kepada tiga pembalap teratas dan perwakilan konstruktor pemenang seusai balapan pada hari Minggu di Monza.
Desain trofi ini merupakan bagian dari inisiatif tahunan yang diluncurkan sejak 2021, di mana seniman Italia yang berbeda ditunjuk untuk merancang trofi GP Italia di setiap musimnya. Deretan seniman yang pernah berkontribusi sebelumnya antara lain Alice Ronchi, Patrick Tuttofuoco, Ruth Beraha, Andrea Sala, dan Nico Vascellari.
BACA JUGA:Jelang GP Italia 2026, Ferrari Target Bangkit di Kandang Sendiri
BACA JUGA:Ferrari Hadirkan Livery Spesial Michael Schumacher di Monza, Terinspirasi F310 1996
Trofi FRAGILE diciptakan oleh Stella Scala dan Simeone Crispino. Dua seniman kontemporer asal Milan ini telah bekerja sama sejak 1991 menggunakan nama alias (moniker) Vedovamazzei. Konsep FRAGILE sendiri dibangun dari bentuk tumpukan barang-barang rumah tangga sehari-hari, termasuk cangkir dan mangkuk kecil.
“Ide trofi ini berasal dari tradisi kuno mengoper piala perayaan dari tangan ke tangan. Piala tersebut berfungsi sebagai wadah minum besar yang menciptakan rasa perayaan dan kemeriahan bersama,” jelas Stella dan Simeone.
“Kami ingin trofi ini menjadi simbol kemenangan yang dipegang oleh individu, sekaligus mencerminkan semangat komunitas. Dalam konteks Formula 1, komunitas ini mencakup tim, para penggemar, dan seluruh dunia yang berputar di sekitar para pembalap,” tegas mereka.

Desain topi podium GP Monza 2026, karya Denis Dekovic.--Twitter Lucho Yoma @LucianoYoma
Lewat susunan bertumpuk itu, kedua seniman ingin menyampaikan bahwa sebuah kemenangan tidak pernah bersifat permanen, selaras dengan realitas kompetitif di Formula 1.
"Kemenangan itu tidak stabil, berumur pendek, dan harus terus direbut kembali. Kemenangan itu rapuh (fragile)," tambah Stella dan Simeone.
Trofi tersebut akan membuat debutnya di atas podium Monza pada hari Minggu, menambah daftar panjang koleksi trofi unik dalam sejarah balapan ini.
BACA JUGA:Jelang GP Spanyol 2026, Sirkuit Madring Kemalingan Kabel
BACA JUGA:Rebutan Kursi Panas Red Bull: Cedera Hadjar Bikin Garasi Monza Kian Memanas!
Selain trofi, Pirelli Design juga menyiapkan edisi khusus topi podium untuk para pembalap yang finis di posisi tiga besar di Temple of Speed.
Dirancang oleh desainer kreatif asal Kroasia, Denis Dekovic, topi ini tampil dengan warna ikonik olahraga Italia, Azzurro. Topi tersebut dihiasi bordir emas serta motif mahkota daun laurel yang legendaris.
Denis Dekovic sendiri memiliki rekam jejak mentereng di dunia desain olahraga. Bergabung dengan Nike pada 2005, ia melahirkan deretan mahakarya sepatu sepak bola legendaris seperti seri Magista, Mercurial Superfly IV, dan Hypervenom.
Kepindahannya ke Adidas pada 2014 sempat memicu perselisihan hukum dengan Nike sebelum akhirnya berakhir damai pada 2015. Saat ini, Dekovic aktif berkarya untuk Adidas di kantor New York.
Lantas, siapakah tiga pembalap beruntung yang akan membawa pulang trofi langka dari Temple of Speed pada GP Monza tahun ini?(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: