Tol Prosiwangi Seksi 1-2 Rampung, Seksi 3 Paiton-Besuki Belum Pasti Dibuka

Tol Prosiwangi Seksi 1-2 Rampung, Seksi 3 Paiton-Besuki Belum Pasti Dibuka

Jalan Tol Prosiwangi melintas di perbukitan Gunung Lurus Paiton dengan latar Gunung Ringgit Situbondo tampak di kejauhan-Jasa Marga-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) terus dikebut. Ruas itu menjadi bagian penting dalam menuntaskan jaringan Tol Trans Jawa hingga kawasan timur Jawa Timur.

Dua ruas awal, yakni Seksi 1 Suko-Kraksaan dan Seksi 2 Simpang Susun Gending, saat ini telah rampung. Total panjang kedua seksi tersebut mencapai sekitar 24 kilometer.

Kabid Pembangunan dan Peningkatan Jalan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim Ahmad Faathir Wicaksono mengatakan kedua seksi itu telah mencapai progres konstruksi 100 persen. Ruas tersebut juga sudah mengantongi sertifikat laik operasi.

BACA JUGA: Jalan Tol Prosiwangi Seksi Gending-Kraksaan Siap Operasi, Kantongi Sertifikat Laik Operasi

BACA JUGA:Tol Prosiwangi Ruas Paiton-Besuki Dibuka Terbatas Selama Arus Mudik, Gratis

Kesiapan Simpang Susun Gending sebelumnya turut diuji melalui uji laik fungsi dan operasi yang dilakukan tim Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada 16-17 Juli 2026.

Pengujian tersebut menjadi salah satu tahapan untuk memastikan sambungan antara Tol Pasuruan-Probolinggo dengan ruas awal Tol Prosiwangi dapat digunakan dengan aman.

"Masih terdapat beberapa catatan yang diperlukan agar sempurna dan agar dilanjutkan oleh badan usaha," ujar Faathir di kantornya, Rabu 2 September.

Secara keseluruhan, Seksi 1 Suko-Kraksaan memiliki panjang 12,88 kilometer. Sedangkan Seksi 2 Simpang Susun Gending mencapai 11,2 kilometer.

BACA JUGA:Volume Lalu Lintas Tol Trans Jawa Meningkat 42 Persen Selama Libur Paskah

BACA JUGA:Tol Probowangi Ruas Gending-Besuki Dibuka H-10 Lebaran

Pembangunan kemudian berlanjut ke Seksi 3 yang menghubungkan Paiton hingga Besuki. Ruas ini memiliki panjang sekitar 25,6 kilometer.

Namun, berbeda dengan dua seksi sebelumnya, ruas Paiton-Besuki belum memiliki kepastian kapan akan dibuka untuk masyarakat umum.

Faathir menyebut masih ada sejumlah hal yang harus ditindaklanjuti setelah proses uji laik fungsi dan operasi. Pemerintah bersama badan usaha masih memastikan berbagai fasilitas pendukung benar-benar siap sebelum ruas tersebut digunakan secara penuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: