Darjonesia Dance Festival 2026, Suguhkan Pertunjukan Tari dengan Beragam Tema

Darjonesia Dance Festival 2026, Suguhkan Pertunjukan Tari dengan Beragam Tema

Sesi diskusi dalam rangkaian Darjonesia Dance Festival, di Sidoarjo, Minggu, 6 September 2026.-Eko Setyawan-Harian Disway

SIDOARJO, HARIAN DISWAY - Halaman gedung Dekesda atau Dewan Kesenian Sidoarjo menjelma menjadi panggung outdoor.

Menampilkan sembilan koreografer dalam negeri hingga mancanegara, dalam rangkaian Darjonesia Dance Festival 2026.

Di antara sembilan penampil, ada satu peserta dari Negeri Sakura. Ia menjadi salah satu penampil. Mewarnai pagelaran seni tari di Sidoarjo yang sempat mati suri selama empat tahun terakhir.

Alunan musik karawitan dari Suara Nusantara Jayandaru menjadi pembuka acara selama dua hari, 6-7 September 2026.

BACA JUGA:Pentas Kentrung dan Musik Kontemporer di Dekesda Disajikan Minimalis dengan Dialog Jenaka

BACA JUGA:The Luntas Indonesia Gelar Ludruk Merdeka, Hidupkan Sarip Tambak Oso di Buduran Sidoarjo

Agenda itu menjadi ruang rindu penikmat seni tari berbagai daerah. Sekaligus menjadi magnet tontonan masyarkat Kota Delta.

Alunan musik karawitan perlahan menghilang. Digantikan lampu sorot yang memecah gelap panggung outdoor.

Salah seorang penampil dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) memaku pandangan hadirin. Ia berbagi panggung dengan penampil lain. Seperti koreografer Patry Eka Prasetya dari Sidoarjo dan Yoga Kameswara dari Kediri. 

Mereka merupakan bagian dari generasi kreator. Menjadikan kekayaan budaya lokal sebagai pijakan untuk melahirkan karya-karya tari kontemporer.

BACA JUGA:Ludruk Besut Jajah Deso Milangkori Tampil di Sidoarjo, Meimura Tengahi Pertengkaran Juragan Udang dan Bandeng

BACA JUGA:Sarasehan Jaranan di Sidoarjo Bahas Makna, Struktur, dan Strategi Pelestarian Seni Tradisi

Lampu sorot warna acak. Bergantian menerangi panggung. Mengikuti irama penampil yang mengusung tema Serat Kambut, diperankan oleh Aliyya Andarin Prasetya.

Mereka mengenakan kain tenun. Alunan musik tradisional mengiringi hentakan kaki, gerakan lengan, tarikan napas, hingga tatapan yang memecah keheningan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: