Drama Menit Akhir GP Motegi: Niat Tahan Lawan, Jorge Martin Malah Apes Kena Penalti Batas Lintasan

Drama Menit Akhir GP Motegi: Niat Tahan Lawan, Jorge Martin Malah Apes Kena Penalti Batas Lintasan

Marc Marquez, saat penganugerahan medali pemenang balapan Sprint GP Jepang 2026--Twitter MotoGP @MotoGP

HARIAN DISWAY - Sensasi dan drama melingkupi Sprint Race MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, Sabtu, 3 Oktober 2026. Marc Marquez tampil dominan tanpa perlawanan untuk mengamankan kemenangan manis, sementara nasib sial menimpa Jorge Martin dan Enea Bastianini yang terlempar dari posisi podium akibat penalti track limit di lap pamungkas.

Sesi balapan Sprint MotoGP Motegi berlangsung di bawah naungan awan mendung dengan suhu permukaan aspal mencapai 39°C. Menghadapi tantangan balapan 12 lap ini, mayoritas pembalap memilih kombinasi ban Michelin slick Medium-Soft. Hanya Jack Miller dan Marco Bezzecchi yang tampil beda dengan memadukan ban Medium-Medium.

​Pemilik Pole Position, Jorge Martin, mengusung misi wajib menang atau setidaknya mempertahankan posisi runner-up, demi mengamankan puncak klasemen dari kejaran Marc Marquez.

​Begitu lampu start padam, Marc Marquez langsung melesat dan merebut pimpinan balapan di tikungan pertama. Di barisan belakang, insiden kecelakaan beruntun langsung mewarnai awal balapan yang melibatkan Fabio Di Giannantonio, Pedro Acosta, dan Alex Marquez. Race Direction pun mengonfirmasi akan melakukan investigasi pascabalapan.

​Jalannya Balapan

​Lap 2: Marc Marquez mulai memperlebar jarak dari rombongan utama dan menarik Jorge Martin di posisi kedua. Sementara itu, Marco Bezzecchi yang bertaruh dengan ban belakang medium justru mulai melorot.

​Lap 3: Nasib buruk Bezzecchi berlanjut setelah posisi ketiganya direbut Enea Bastianini. Di depan, Marquez makin nyaman memimpin dengan mencetak lap tercepat dan unggul 0,8 detik atas Martin.

BACA JUGA:Veda Ega Pratama Kecelakaan di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi GP Jepang 2026: Jorge Martin Segel Pole Position, Marc Marquez Terperosok ke Gravel

​Lap 4: Bezzecchi kini harus terlibat duel sengit melawan Ai Ogura dan Diogo Moreira. Keputusan memakai ban belakang medium terbukti menjadi langkah kurang tepat bagi pembalap Aprilia tersebut.

​Lap 5: Moreira sukses menyalip Bezzecchi dan mengamankan posisi kelima. Di barisan depan, Martin berjuang keras menjaga jarak agar tetap berada setengah detik di belakang Marquez.

​Lap 6: Memasuki pertengahan balapan, komposisi posisi terdepan belum berubah. Bezzecchi kian merosot setelah giliran Ogura yang mengambil alih posisinya akibat penurunan performa ban belakang.

​Lap 7: Marquez kembali mempertajam catatan waktunya. Ia memperlebar keunggulan menjadi satu detik atas Martin. Di posisi ketiga, Bastianini tampil kokoh bersama tunggangan KTM miliknya.


Marc Marquez, tampak memberikan pelukan selamat kepada Diogo Moreira, usai keputusan Race Direction menempatkan Diogo Moreira sebagai pemenang kedua balapan Sprint GP Jepang 2026--Twitter MotoGP @MotoGP

​Lap 8: Menyisakan empat lap, Marquez mendominasi di depan sebagai satu-satunya pembalap Ducati di zona poin teratas (Fermín Aldeguer menjadi penunggang Ducati berikutnya di P11). Keunggulan Marquez atas Martin mencapai 0,960 detik, sedangkan jarak Bastianini di P3 ke Moreira di P4 merenggang jadi 1,238 detik.

​Lap 9: Marquez kian tak terkejar dengan keunggulan 1,2 detik. Di sisi lain, Martin mendapatkan peringatan track limit (pelanggaran batas lintasan), membuatnya memilih bermain aman demi menjaga poin klasemen.

​Lap 11: Marquez makin dekat dengan garis finis, sementara Martin mengamankan posisi kedua. Namun, persaingan ketat terjadi di P3 antara Bastianini dan Moreira.

​Lap 12: Marquez menyentuh garis finis tanpa perlawanan. Martin yang mengalami penurunan performa ban di akhir lap hampir kehilangan posisi kedua setelah ditempel ketat oleh Bastianini hingga meter-meter terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: