Mimpi Buruk Sprint Motegi: Alex Marquez Dijatuhi Double Long Lap Penalty
Alex Marquez, saat beraksi di sesi FP2 pada GP Jepang 2026.--Twitter Eugenio Munos Fernandez @eugemf7
HARIAN DISWAY - Insiden fatal di Tikungan 3 lap pembuka Sprint Race GP Jepang 2026 seketika mengubah peta persaingan di Sirkuit Motegi.
Manuver ceroboh Alex Marquez yang salah mengkalkulasi titik pengereman tak hanya menyapu habis Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio ke area gravel, tetapi juga memicu sanksi tegas Double Long Lap Penalty dari Panel Steward FIM.
Di tengah hancurnya peluang para favorit juara, Aprilia justru mendapat celah emas untuk mengamankan poin berharga yang mengubah konstelasi klasemen papan atas.
Sprint Race MotoGP GP Jepang 2026 berubah menjadi drama hanya beberapa detik setelah start. Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga pembalap di Tikungan 3 pada lap pembuka langsung menyingkirkan Pedro Acosta, Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio sekaligus.
Insiden tersebut dinilai sebagai murni kesalahan Alex Marquez. Manuver agresif pembalap Gresini Racing itu di awal balapan digambarkan sebagai langkah ceroboh dan tak masuk akal. Tindakannya tak hanya mengandaskan balapannya sendiri, tetapi juga merusak peluang Acosta dan Di Giannantonio dalam meraih poin di sesi Sprint.
BACA JUGA:Veda Ega Pratama Kecelakaan di Q2 Moto3 Jepang, Start dari Posisi ke-18
Stewards yang dipimpin Ketua Panel Pengawas Balap FIM MotoGP, Simon Crafar, bertindak tegas seusai balapan. Mereka menjatuhkan Double Long Lap Penalty kepada Alex Marquez. Sanksi ini digandakan dari penalti standar karena insiden terjadi pada lap pertama.
Pembalap bernomor motor 73 itu harus menjalani hukuman tersebut pada balapan utama hari Minggu besok, atau pada seri berikutnya jika ia terpaksa absen.
Poin utama dari insiden di Sirkuit Motegi ini terjadi ketika Alex Marquez salah memperkirakan titik pengereman di Tikungan 3. Motornya meluncur tak terkendali dan langsung menyapu Acosta serta Di Giannantonio hingga terjatuh. Beruntung, kedua korban dilaporkan tidak mengalami cedera fisik serius.

Tampak di kejauhan, Alex Marquez, Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio sudah langsung berdiri setelah mereka terlempar ke gravel tikungan 3 sirkuit Motegi, pada balapan Sprint GP Jepang 2026.--Twitter Behind The Grand Prix @BehindTheGP
Insiden ini merugikan banyak pihak, namun membawa berkah bagi Aprilia. Tersingkirnya sejumlah rival utama membuka jalan bagi pabrikan asal Italia tersebut untuk mengamankan poin krusial yang sebelumnya terprediksi sulit diraih.
Komentator TNT Sports, Neil Hodgson, mengaku sangat kecewa melihat insiden dini tersebut mengeliminasi para kandidat juara. Acosta padahal mengawali balapan dari baris depan setelah sesi kualifikasi Sabtu pagi.
Juara dunia lima kali, Jorge Lorenzo, bahkan sempat menjagokan Acosta meraih kemenangan ganda akhir pekan ini, menyusul performa impresifnya dua pekan lalu di Red Bull Ring.
BACA JUGA:Niat Bantu Riset Mesin 2027, Takaaki Nakagami Malah Apes di Lap Awal FP1 GP Jepang
BACA JUGA:Alex Marquez Tercepat di Motegi, Amankan Tiket Q2 MotoGP Jepang
"Maksud saya, area di sana memang cukup sempit. Apa yang kita katakan sebelum balapan dimulai? Inilah realitas dari trek ini, zona pengeremannya sangat panjang," ujar Hodgson menyoroti karakteristik sirkuit sepanjang 4,8 km tersebut.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: