Buntut Insiden Kopilot Serang Kapten Flydubai dengan Kapak, UEA Indikasikan Aksi Terorisme

Buntut Insiden Kopilot Serang Kapten Flydubai dengan Kapak, UEA Indikasikan Aksi Terorisme

Pilot pesawat Flydubai yang dibajak, Smit Machchhar dalam perawatan. -@cgidubai-X

HARIAN DISWAY – Kapak darurat yang seharusnya menjadi sarana darurat keselamatan dalam penerbangan, justru menjadi senjata maut di tangan Hamam al-Hammami. Dengan kapak itu, ia menyerang Kapten Smit Machchhar di dalam kokpit.

Tentu saja aksi brutal sang kopilot membuat Flydubai FZ1073 rute Dubai-Tel Aviv itu menukik tajam dalam penerbangan Rabu, 30 September 2026. Beruntung, pesawat tidak sampai celaka.  

Investigasi awal menyebutkan bahwa kopilot sempat berusaha mengambil alih kendali pesawat sebelum kemudian menyerang kapten dengan kapak.

Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) melabeli insiden itu sebagai aksi terorisme. Sedianya, al-Hammami hendak membajak pesawat. Namun, ia tidak menyangka akan mendapatkan perlawanan heroik dari sang kapten.  

BACA JUGA:AS Resmi Hapus Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme Setelah 47 Tahun

BACA JUGA:Indonesia dan India Perkuat Kerjasama Keamanan Siber, Terorisme, dan Kejahatan Lintas Batas

"Kopilot berusaha melakukan aksi terorisme," ungkap Jaksa Agung UEA Hamad Saif al-Shamsi dalam keterangan resmi yang dikutip media Sabtu, 3 Oktober 2026.

Pada hari kejadian, pesawat yang membawa 174 penumpang dan delapan awak itu baru sekitar dua jam lepas landas dari Bandara Internasional Dubai menuju Tel Aviv.  

Di tengah penerbangan, pesawat tiba-tiba turun tajam ketinggian sekitar 34.000 kaki ke titik 17.000 kaki. Namun, pesawat kemudian kembali ke posisi aman dan stabil. 

Machchhar, pilot asal India, luka-luka akibat serangan kapak tersebut. Dalam kondisi terluka, ia berhasil membuka pintu kokpit sehingga penumpang dan awak lain dapat masuk dan membantu melumpuhkan kopilot. 

BACA JUGA:Hari Peringatan dan Penghormatan Korban Terorisme Internasional pada 21 Agustus: Sejarah dan Tema

BACA JUGA:Wapres Hadiri Penghargaan Pencegahan Kekerasan dan Terorisme RAN PE Awards 2024

Dua pilot cadangan kemudian mengambil alih kendali. Pesawat dialihkan ke Arab Saudi dan mendarat darurat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz, Tabuk, sekitar pukul 09.45 waktu setempat. 

Setelah situasi dipastikan aman, pelaku dibekuk dan korban yang terluka mendapatkan penanganan medis, para penumpang melanjutkan perjalanan. Maskapai mempersiapkan pesawat pengganti untuk mengantarkan para penumpang sampai tujuan. 

Kopilot Warga Oman, Negara Asal Belum Berkomentar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: