Bayer meluncurkan Camalus, insektisida generasi terbaru untuk tanaman hortikultura yang diklaim mampu mengendalikan hama pengunyah dan pengisap secara bersamaan. Produk ini diperkenalkan di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas petani.
Camalus hadir menjawab kebutuhan petani yang selama ini harus mencampur dua jenis insektisida untuk mengatasi serangan hama yang muncul bersamaan. Produk ini telah melalui proses riset sekitar 10 tahun serta ratusan uji lapangan, termasuk di Indonesia.
Camalus mengombinasikan dua bahan aktif, Tetraniliprole dan Spirotetramat, dengan mekanisme kerja ganda yang mampu melindungi tanaman dari berbagai hama utama hortikultura. Berdasarkan hasil uji lapangan, penggunaannya berpotensi meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.
Sepanjang 2026, Bayer akan memperluas distribusi Camalus ke 13 provinsi sentra hortikultura di Indonesia. Produk ini ditujukan untuk melindungi berbagai komoditas, seperti cabai, tomat, kubis, bawang merah, kentang, semangka, jeruk, dan mangga, sekaligus mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.