Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Jurgen Klopp Soroti Tekanan Besar di Bernabeu

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Jurgen Klopp Soroti Tekanan Besar di Bernabeu

Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.--Instagram @kloppo

HARIAN DISWAY - Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid terus memantik perhatian publik sepak bola Eropa. 

Salah satu suara yang disorot datang dari mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Ia menilai keputusan Los Blancos (julukan Real Madrid) berpisah dengan Alonso hanya enam bulan setelah penunjukannya sebagai sinyal kuat bahwa situasi internal klub tidak sepenuhnya berjalan baik.

Dalam wawancaranya dengan media Austria Servus TV, Klopp menegaskan bahwa hengkangnya Alonso sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya, sekaligus membantah rumor yang mengaitkannya dengan kursi pelatih Real Madrid.

“Saya tahu ke mana arah pertanyaan ini, tetapi itu tidak ada hubungannya dengan saya,” ujar Klopp sambil tersenyum ketika ditanya apakah ponselnya berdering setelah Alonso pergi. “Memang ada yang menelepon, tetapi bukan dari Madrid,” tambahnya.

BACA JUGA:11 Pertanyaan Buat Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Real Madrid, Ini Caranya Kelola Ego Pemain

BACA JUGA:Bukan Dipecat! Ini Penyebab Xabi Alonso Pergi dari Real Madrid, Gara-Gara Mbappe?


Momen ketika Xabi Alonso (kanan) memberi instruksi kepada gelandang Real Madrid, Jude Bellingham (kiri).--Instagram @fabriziorom

Klopp mengaku terkejut dengan keputusan Real Madrid yang memilih mengakhiri kerja sama dengan Alonso begitu cepat. Menurutnya, situasi tersebut justru mencerminkan betapa tingginya tekanan dan ekspektasi di Bernabeu.

“Ketika seorang pelatih berbakat seperti Xabi (Alonso) harus pergi hanya setelah setengah musim, itu menunjukkan bahwa kami, para pelatih, sudah tidak memiliki kesempatan lagi. Ekspektasi di Real Madrid memang sangat besar,” kata mantan pelatih Liverpool tersebut.

Alonso tercatat hanya memimpin Real Madrid dalam 34 pertandingan di semua kompetisi sejak ditunjuk sebagai pelatih saat ajang Piala Dunia Antarklub FIFA. Dalam periode singkat tersebut, ia membukukan 24 kemenangan, enam kekalahan, dan empat hasil imbang.

Klopp juga menyoroti situasi sulit yang dihadapi Alonso, yang datang menggantikan sosok legendaris seperti Carlo Ancelotti. Ia menilai upaya Alonso menerapkan pendekatan dan aturan baru kemungkinan terlalu cepat di lingkungan yang sangat menuntut hasil instan.

BACA JUGA:Profil Alvaro Arbeloa, Pelatih Baru Real Madrid yang Produk Asli La Fabrica

BACA JUGA:Breaking! Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Digantikan Alvaro Arbeloa

Meski demikian, Klopp tetap menunjukkan empati terhadap Alonso. Ia menyebut mantan gelandang Spanyol itu sebagai pelatih yang sangat berbakat dan yakin karier kepelatihannya akan tetap cemerlang di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber