Bek berusia 23 tahun itu rutin membangun serangan ke area tengah. Memudahkan alur pembangunan serangan dari lini belakang.
BACA JUGA:Arsenal vs Leeds 5-0, Brace Victor Gyokeres Antar The Gunners Kudeta Tottenham
BACA JUGA:Akhirnya! Arsenal Punya Tim yang Benar-benar Siap Juara Liga Inggris
Selain itu, agresivitasnya dalam duel dan kemampuanya melakukan intersepsi sangat cocok dengan struktur pressing Arsenal yang mengandalkan tekanan tinggi.
Ia berkaki kidal. Itu berarti, sang pemain bisa bermain dari sisi kiri ketika formasi empat bek, atau sebagai bek tengah dari sisi kiri jika dalam formasi tiga bek. Versatilitas ini membuat kedalaman skuad The Gunners semakin kaya.
Sebagai gambaran, musim lalu The Gunners hanya kebobolan 29 gol di Liga Inggris, catatan terbaik kedua di liga.
Namun, cedera yang dialami bek-bek inti seperti Gabriel Magalhaes, menunjukkan bahwa pasukan Mikel Arteta membutuhkan kedalam skuad.
Kehadrian Piero Hincapie diharapkan dapat menjadi pelapis sekaligus persaingan yang ketat dan sehat di lini pertahanan Meriam London. (*)
*) Mahasiswa magang jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya