Selain itu, Madrid percaya masih ada opsi lain dengan potensi kompetitif yang lebih tinggi, baik untuk jangka menengah maupun panjang. Karena itu, nama Stiller mulai tersingkir dari daftar prioritas.
BACA JUGA:Florian Wirtz Buka Pintu ke Real Madrid, Xabi Alonso Jadi Kunci Transfer
BACA JUGA:Ketajaman Kylian Mbappe Tutupi Rapuhnya Kolektivitas Real Madrid
Florian Wirtz siap ke Real Madrid jika diminta Xabi Alonso, dengan transfer tergantung kesepakatan harga dengan Liverpool.-Carl Recine-Getty Images
Sementara itu, nama ketiga justru menjadi yang paling menggambarkan visi Alonso: Florian Wirtz. Pelatih Madrid itu tidak menutupi kekagumannya pada sang playmaker, yang pernah bekerja sama dengannya di Bayer Leverkusen.
Kedekatan profesional tersebut membuat Alonso sangat memahami karakter, kualitas, dan potensi Wirtz.
Meski adaptasi Wirtz di Liverpool sejauh ini belum berjalan mulus, Madrid tidak melihatnya sebagai masalah besar. Klub menilai fase tersebut sebagai proses alami, bukan indikasi penurunan kualitas.
Alonso tetap yakin kreativitas dan bakat Wirtz masih utuh, dan hanya membutuhkan konteks yang tepat untuk kembali bersinar.
Jika Konaté melambangkan pendekatan pragmatis Madrid di bursa transfer, maka Wirtz mencerminkan ambisi artistik Alonso—pemain yang mampu mengubah dinamika permainan dan menjadi pusat kreativitas generasi berikutnya di Santiago Bernabéu. (*)