Pendekatan tegas Spalletti mulai mendapat apresiasi, baik dari pendukung maupun pemain. Yildiz sendiri mengakui bahwa metode keras sang pelatih justru membuatnya merasa dipercaya dan termotivasi.
Banyak pihak menilai pendekatan ini menjadi pembeda dibanding era sebelumnya di bawah Thiago Motta dan Igor Tudor, yang kerap gagal memicu reaksi tim di momen krusial.
Kemenangan ini membawa Juventus naik ke peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 32 poin, hanya terpaut satu angka dari AS Roma di posisi keempat.
Tren positif tersebut memperpanjang catatan tujuh kemenangan dalam delapan laga terakhir dan menegaskan bahwa sentuhan di ruang ganti Spalletti mulai memberi dampak nyata, meski tuntutan konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah utama. (*)