HARIAN DISWAY - ACMIC dan Robot. Dua power bank seharga Rp.100 ribuan. Ramah di kantong, menyasar pembeli seperti pelajar dan mahasiswa. Atau para pekerja lapangan.
Keduanya sama-sama menawarkan kapasitas sekitar 10.000 mAh. Ukurannya pun tak terlalu besar. Memungkinkan untuk dibawa beraktivitas. Tanpa harus membebani tas atau saku.
Meski berada di kelas harga yang sama, karakter produk dari kedua merek tersebut berbeda. Baik dari sisi fitur, desain, hingga target penggunanya.
Posisi Merek dan Target Konsumen
ACMIC dikenal sebagai merek yang fokus pada efisiensi teknologi. Juga keamanan pengisian, meskipun bermain di kelas harga terjangkau.
BACA JUGA:Deretan Power Bank 20.000 mAh Terbaik 2026, Aman Masuk Pesawat
BACA JUGA:Lampu Indikator Menyala, Tapi Power Bank Tidak Bisa Di-charge? Begini Memperbaikinya
Produk power bank ACMIC umumnya menyasar pengguna smartphone modern. Yakni mereka yang menginginkan pengisian daya lebih stabil. Juga kompatibel dengan berbagai perangkat.
Sedangkan Robot lebih identik sebagai merek value for money. Merek tersebut lebih menekankan fungsionalitas dasar.
Power bank Robot menawarkan solusi praktis untuk pengisian daya. Juga operasionalnya sederhana. Tanpa tuntutan fitur lanjutan.
Perbedaan Desain dan Kualitas Material
Perbedaan desain dan kualitas material power bank ACMIC menonjol lewat bodi slim, material kokoh, dan port rapi untuk pengguna gadget modern.--pinterest
Dari sisi desain, power bank ACMIC cenderung tampil lebih ramping dan minimalis. Beberapa model dibuat dengan bodi tipis.
BACA JUGA:Ini Kelebihan Power Bank Shargeek 170 dengan Layar Smart Digital
BACA JUGA:KAI Terapkan Aturan Baru Power Bank, Batas Kapasitas Maksimal 100 Wh
Sehingga mudah dibawa di saku atau tas kecil. Finishing-nya juga terlihat lebih modern. Menyesuaikan tren perangkat mobile masa kini.
Robot mengusung desain yang lebih konvensional. Bodi power bank Robot umumnya sedikit lebih tebal. Sebab, dilengkapi dengan material plastik ABS yang kokoh.