Menu penutup juga dirancang mengikuti tradisi. Sajian seperti Peach Gum with Longan & Red Date hingga Osmanthus Jelly disiapkan sebagai simbol manisnya awal tahun.
Tak hanya makan malam, perayaan juga berlanjut pada 17 Februari 2026 lewat sesi makan siang. Agenda tersebut dilengkapi hiburan barongsai dan doorprize untuk menambah suasana meriah.
BACA JUGA:Imlek 2026 Bawa Energi Baru, Begini Prediksi Keuangan di Tahun Kuda Api
BACA JUGA:5 Kreasi Hampers Imlek Unik di Bawah Rp200 Ribu
Harga paket dan penawaran promosi memang menjadi daya tarik tersendiri. Namun di balik itu, tren yang muncul memperlihatkan bagaimana masyarakat urban Surabaya semakin menjadikan momen Imlek sebagai peristiwa sosial yang direncanakan matang.
Perayaan Imlek tak lagi sekadar ritual tahunan. Namun juga menjadi ajang mempererat relasi keluarga dan kolega, dengan pengalaman bersantap sebagai panggung utamanya.
Tingginya pemesanan jauh hari sebelum Imlek menjadi cerminan optimisme sekaligus daya beli yang masih kuat. Bagi pelaku industri perhotelan, momen ini menjadi barometer penting untuk membaca arah pasar sepanjang 2026. (*)