EJJ 2026: Gowes Jarak Jauh 1.500 Km dari Timur ke Barat Dimulai!

Senin 02-02-2026,15:33 WIB
Reporter : Ghinan Salman
Editor : Ghinan Salman

SURABAYA, HARIAN DISWAY - East Java Journey (EJJ) 2026 resmi dimulai, Senin, 2 Februari 2026. Tepat pukul 05.00 WIB, ratusan peserta kategori 1.500 km dilepas dari Surabaya Town Square (Sutos) oleh Founder Mainsepeda Azrul Ananda.  

Ajang ultra cycling yang sudah digelar empat kali berturut-turut ini menantang peserta menuntaskan jarak 1.500 km. Mengelilingi Jawa Timur, melintasi 27 kota/kabupaten.

Tahun ini rute dibuat berbeda. Jika sebelumnya dimulai dari barat, kini EJJ 2026 berangkat dari timur, searah jarum jam menuju barat. 

Di hari pertama, para peserta langsung disuguhi tanjakan Jolotundo-Trawas dengan elevation gain (eg) 800 meter. Rute menuju Paltuding Ijen pun berubah: bukan lewat Banyuwangi, melainkan Bondowoso.  

Azrul menilai para pesepeda sudah berkembang dari tahun ke tahun. Artinya, semakin matang menghadapi tantangan. “Sekarang malah tambah siap. Memang harus dijalani, karena pengalaman tidak bisa dikalahkan,” ujarnya. 

BACA JUGA:Target Emas SEA Games 2025 di Bawah Harapan, Listyo Sigit Beri Apresiasi Tim Balap Sepeda Indonesia

BACA JUGA:Malang Century Journey 2025, Wisata Bersepeda 163 Km yang Bikin Peserta Ketagihan


Founder Mainsepeda Azrul Ananda menyapa para cyclist peserta EJJ 2026 1.500 Km. -Mainsepeda-

Azrul berpesan kepada para peserta EJJ 2026 untuk tidak terlalu khawatir menghadapi tantangan ultra cycling. Menurutnya, baik pesepeda veteran maupun pemula bisa menaklukkan rute panjang di EJJ jika menikmati prosesnya.

Bersepeda jarak jauh di awal tahun tentu penuh tantangan. Cuaca tidak menentu akan menemani perjalanan peserta. Terkadang panas, hujan, dan angin. Itu semua harus dihadapi dengan tenang. ”Justru di situlah serunya. Ultra cycling adalah bagaimana kita menghadapi kondisi apa pun dengan tenang,” ujarnya.  

Peserta asal Depok, Bambang Hartana, sudah menanti sejak lama event ultra cycling besutan Mainsepeda. Saking antusiasnya, enam bulan lalu ia menanyakan jadwal ke panitia. Jawabannya waktu itu, ”Masih Februari nanti, Om.”.  Sejak itu, ia mempersiapkan diri dengan mengikuti beberapa event ultra cycling.

Menjelang EJJ 2026, Bambang tetap meluangkan waktu untuk latihan meski harus membagi waktu dengan kesibukan di pekerjaan.

”Harapannya bisa finis dengan sehat. Tapi di waktu terakhir saya ada jadwal Zoom meeting dari pusat tanggal 4-5 Februari 2026. Jadi mungkin setengah hari akan tersita untuk itu,” katanya.

BACA JUGA:5 Manfaat Sepeda Statis yang Jarang Disadari, Cocok untuk Olahraga di Rumah

BACA JUGA:Penggeledahan Lanjutan di Ponorogo, KPK Sita Rubicon dan 23 Sepeda Mewah

Kategori :