Fleksibilitas itu dianggap perlu mengingat sejarah cedera pemain musim ini. Raphinha sudah melewatkan 12 pertandingan Barcelona akibat beberapa cedera sebelumnya.
Manajer Hansi Flick menyadari pentingnya menjaga kondisi pemain, sehingga ia menekankan bahwa tidak ada risiko yang akan diambil untuk mempercepat comeback pemain 29 tahun tersebut.
Pendekatan yang hati-hati ini juga dimaksudkan untuk melindungi kebugaran jangka panjang Raphinha.
BACA JUGA:Marcus Rashford Tak Mau Kembali ke MU, Pilih Bertahan di Barcelona
BACA JUGA:Barcelona Bersabar, Robert Lewandowski Tunda Keputusan hingga April
Dengan menjaga pemain tetap fit, klub berharap ia dapat memberikan kontribusi maksimal saat benar-benar siap. Ini menjadi pertimbangan penting mengingat laga Copa del Rey bersifat krusial dan ketat.
Selain itu, strategi ini memungkinkan tim tetap memanfaatkan pemain lain yang tersedia tanpa terburu-buru memaksakan comeback Raphinha.
Dengan demikian, Barcelona bisa menjaga ritme dan performa tim sekaligus memastikan kesehatan winger penting mereka tidak terganggu. (*)