Cara Aman Jaga Gula Darah saat Buka Puasa Ramadan 2026

Rabu 18-02-2026,08:00 WIB
Reporter : Habibatus Salamah Sholichuddin
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Glucose spike merupakan lonjakan kadar gula darah yang terjadi sangat cepat. Terutama setelah makan atau minum manis.

Kondisi itu sering terjadi saat berbuka puasa. Sebab, momen itu membuat pola makan berubah drastis. Itulah yang perlu diwaspadai agar tubuh tetap sehat.

Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh cenderung ingin asupan manis dalam jumlah banyak. Minuman sirup, teh manis, dan gorengan menjadi pilihan utama.

Padahal, kombinasi itu bisa membuat gula darah melonjak tajam. Dampaknya tidak selalu dapat langsung dirasakan.

BACA JUGA:Aladin: 1001 Harapan, Sajian Buka Puasa ala Timur Tengah di Rooftop Hotel Bintang 3

BACA JUGA:Buka Puasa dengan Tumpeng Kurma dan Nabeez, Minuman Kesukaan Nabi Muhammad

Dalam jangka panjang, bisa mengakibatkan gangguan metabolisme. Bahkan risiko diabetes. Maka, penting memahami cara berbuka yang lebih bijak.

Glucose Spike Sering Terjadi Saat Berbuka

Saat berbuka, tubuh yang kosong lebih cepat menyerap glukosa. Sehingga terjadi glucose spike. Gula darah melonjak tinggi.

Selama puasa, kadar insulin relatif stabil. Tubuh pun dapat beradaptasi dengan energi cadangan. Tapi ketika langsung diberi asupan manis berlebihan, tubuh jadi kaget. Sehingga gula darah melonjak drastis.

Kebiasaan Berbuka yang Memicu Lonjakan Gula

Minum sirup dingin atau teh manis dalam jumlah besar. Itu jadi kebiasaan umum saat berbuka. Ditambah gorengan dan makanan tinggi tepung. Kombinasi tersebut mempercepat lonjakan glukosa.

BACA JUGA:Manfaat Nasi Beku Bagi Kesehatan, Bantu Stabilkan Gula Darah

BACA JUGA:8 Bahan Alami untuk Mengontrol Kadar Gula Darah secara Tradisional

Karbohidrat sederhana lebih cepat dicerna dibanding serat dan protein. Akibatnya, gula darah naik cepat. Lalu turun drastis. Sehingga tubuh terasa lemas kembali.

Dampak Glucose Spike Bagi Tubuh

Lonjakan gula darah bisa membuat tubuh terasa mengantuk. Tidak bertenaga setelah makan. Beberapa orang juga merasakan pusing atau jantung berdebar.

Jika terjadi berulang, kondisi itu dapat memengaruhi sensitivitas insulin. Dalam jangka panjang, risiko resistensi insulin bisa meningkat.

Cara Aman Berbuka Agar Gula Darah Stabil

Kategori :