“Ini adalah bagian dari eksposur sebagai seorang pemain profesional, tapi saya lebih menyesal untuk istri dan anak saya yang menjadi sasaran ancaman,” katanya.
Bastoni juga menyebutkan rasa simpati terhadap wasit La Penna dan pihak lain yang tidak terbiasa menghadapi sorotan media sebesar ini.
BACA JUGA:Inter Milan Tumbangkan Juventus 3-2, Cristian Chivu Akui Tekanan Laga Sangat Besar
BACA JUGA:Juventus vs Inter Milan Tuai Kontroversi, Sejumlah Tokoh Desak Bastoni Dicoret dari Timnas Italia
Alessandro Bastoni minta maaf atas selebrasi kartu merah Kalulu, hadapi ancaman, dan fokus bawa Inter ke babak berikutnya Liga Champions.--Getty Images
Ia menekankan bahwa sebagai manusia, semua orang bisa melakukan kesalahan, namun yang penting adalah mengakui dan belajar dari kesalahan itu.
Bastoni menambahkan bahwa pengalaman ini memberi pelajaran penting tentang bagaimana menghadapi tekanan publik dan media di era modern sepak bola.
Ia berharap kontroversi ini dapat menjadi refleksi bagi pemain lain tentang sportivitas, profesionalisme, dan etika dalam pertandingan besar, terutama di laga-laga yang memiliki sorotan global seperti Derby d’Italia.
BACA JUGA:Rating Pemain Inter Milan Usai Kalahkan Juventus 3-2: Piotr Zielinski Jadi Pembeda
BACA JUGA:Inter Milan vs Juventus 3-2: Gol Telat Piotr Zielinski Jadi Mimpi Buruk Bianconeri
Inter Fokus ke Kompetisi Eropa
Meski kontroversi masih membayangi, Bastoni dan Inter Milan kini bertekad untuk fokus penuh pada kompetisi Eropa.
Saat ini, Inter memimpin Serie A dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan, namun gagal finis di posisi delapan besar Liga Champions, sehingga harus menghadapi play-off melawan Bodo/Glimt.
Laga pertama akan berlangsung di Norwegia pada Rabu, dengan pertandingan kedua dijadwalkan di Italia. Bastoni dan rekan-rekannya dipastikan tidak akan meremehkan lawan mereka, yang sebelumnya berhasil mengumpulkan poin melawan Manchester City.
Fokus penuh pada persiapan, strategi, dan mentalitas menjadi kunci bagi Inter untuk memastikan mereka dapat lolos ke babak berikutnya.
BACA JUGA:Barcelona Batal Kejar Schlotterbeck, Banting Setir ke Bastoni atau Van De Ven?
BACA JUGA:Barcelona Lirik Bastoni Sebagai Pengganti Inigo Martinez, Inter Mau Lepas?