Kreasi Lampion, Cara Seru Ajak Anak Isi Waktu Luang Ramadan

Jumat 20-02-2026,09:00 WIB
Reporter : Habibatus Salamah Sholichuddin
Editor : Guruh Dimas Nugraha


ilustrasi lampion gantung yang diletakkan disudt rumah.--Pinterest

Lampion yang sudah jadi bisa digantung di ruang tamu. Bisa juga di dekat meja makan. Suasana rumah langsung berubah lebih hangat. Terlebih saat malam hari.

Cahaya lampion memberi kesan tenang menjelang waktu berbuka. Anak pun merasa bangga. Karena karyanya dipajang di rumah. Dilihat seluruh anggota keluarga.

BACA JUGA:Ramadan 2026 Ramah Lingkungan, Cara Mudah Kurangi Sampah Plastik saat Berburu Takjil

BACA JUGA:Fenomena Mendadak Baik Saat Ramadan, Tanda Spiritual dan Sosial Bekerja Beriringan

Hal sederhana itu bisa menumbuhkan rasa percaya diri. Karena anak merasa dihargai atas usaha yang dilakukan.

4. Menanamkan Makna Ramadan Lewat Cahaya

Selain untuk dekorasi, orang tua bisa memaknai hasil kreasi lampion Ramadan. Salah satunya dengan menjelaskan bahwa cahaya melambangkan harapan dan kebaikan.

Momen membuat lampion menjadi ruang bicara santai tentang puasa. Anak lebih mudah memahami makna Ramadan. Tanpa merasa digurui.

Kreasi lampion bisa menjadi cara sederhana untuk menyambut bulan suci. Tentu dengan penuh semangat. Dari aktivitas kecil itu, anak belajar tentang kebersamaan, kreativitas, dan makna ibadah sejak dini. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.

Kategori :