Puasa Bukan Halangan! Ini Tip Traveling Nyaman selama Ramadan

Senin 23-02-2026,12:21 WIB
Reporter : Akmelia Rabbani
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY — Ramadan bukan berarti harus terus-terusan berada di rumah. Traveling saat puasa tetap bisa dilakukan dengan nyaman asalkan persiapannya matang. 

Kuncinya adalah menjaga kondisi tubuh, mengatur jadwal, serta tetap memperhatikan waktu ibadah. Dengan perencanaan yang matang, traveling dan puasa bisa berjalan beriringan.

Pada laman resminya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi saat puasa. Apalagi, jika harus menjalani aktivitas fisik yang berlebihan. 

Karena itu, penting mengatur pola makan, istirahat, dan aktivitas selama perjalanan agar puasa tetap lancar.
Berikut beberapa tip traveling nyaman selama Ramadan:

BACA JUGA:Budget Traveling Buat Liburan Seru Tanpa Bikin Dompet Menangis

BACA JUGA:8 Tip Traveling ke Eropa saat Melakukan Puasa Ramadan

1. Pilih Waktu Perjalanan yang Tepat


PILIH WAKTU yang tepat untuk melakukan perjalanan, agar persiapannya lebih matang. --Freepik

Jika memungkinkan, pilih jadwal keberangkatan malam hari setelah berbuka atau dini hari setelah sahur. Selain lebih hemat energi, Anda juga bisa menghindari cuaca panas yang berisiko membuat tubuh cepat lelah.

2. Perhatikan Asupan Sahur dan Berbuka

Pastikan sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta cukup cairan agar energi bertahan lebih lama. Saat berbuka di perjalanan, utamakan air putih dan makanan ringan manis secukupnya sebelum makan utama. 

3. Bawa Bekal Praktis

Siapkan kurma, roti gandum, buah potong, atau air mineral dalam tas. Bekal sederhana ini sangat membantu jika sulit menemukan tempat makan saat waktu berbuka tiba, terutama saat berada di perjalanan darat atau udara.

4. Atur Aktivitas Wisata

Hindari aktivitas berat di siang hari. Pilih destinasi yang tidak terlalu menguras tenaga, seperti wisata sejarah, museum, atau menikmati suasana kota. Aktivitas luar ruangan yang intens sebaiknya dilakukan menjelang sore.

BACA JUGA:Solo Traveling, Tren yang Makin Diminati Kalangan Muda

BACA JUGA:Pesan Najwa Sihab untuk Jurnalis Perempuan: Jangan Melulu Liputan Traveling, Ambil yang Lebih Hard!

5. Jaga Waktu Istirahat

Kurang tidur bisa membuat tubuh mudah lemas saat puasa. Usahakan tetap tidur cukup, minimal 6–8 jam per hari. Jika perlu, sempatkan power nap agar stamina tetap terjaga.

6. Tetap Perhatikan Ibadah

Manfaatkan aplikasi pengingat waktu salat dan cari tahu lokasi masjid terdekat dari tempat menginap. Traveling bisa menjadi momen refleksi spiritual sekaligus memperkaya pengalaman Ramadan.

Traveling saat Ramadan memang membutuhkan penyesuaian, tetapi bukan berarti harus dibatalkan. Dengan perencanaan yang matang, perjalanan tetap menyenangkan tanpa mengganggu ibadah puasa.

Jadi, sudah siap menjelajah destinasi baru sambil tetap khusyuk menjalani Ramadan? (*)

BACA JUGA:⁠Town-Sizing, Gaya Traveling yang Naik Daun di Tengah Kejenuhan Kota Besar

BACA JUGA:Panduan Solo Traveling Bagi Pemula

*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.

Kategori :