40 Tahun The Legend of Zelda, Legenda yang Mengubah Industri Game

Senin 23-02-2026,11:30 WIB
Reporter : Dave Yehosua
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Empat puluh tahun lalu, Nintendo merilis The Legend of Zelda. Tak hanya sukses secara komersial. Tetapi juga mengubah arah industri video game.

The Legend of Zelda pertama kali diluncurkan di Jepang pada 21 Februari 1986 untuk Family Computer Disk System.

Dirancang oleh Shigeru Miyamoto dan Takashi Tezuka, game itu segera menjadi fenomena. Meskipun baru hadir di Amerika Utara pada 22 Agustus 1987, popularitasnya sudah lebih dahulu tumbuh di Jepang.

Versi kartrid emas yang ikonik kemudian menjadi simbol nostalgia. Terutama bagi banyak pemain di Amerika Utara.

BACA JUGA:Trailer Terbaru The Legend of Zelda Tears of Kingdoms Ungkap Kemampuan Baru Link

BACA JUGA:Unity Siapkan AI yang Bisa Ciptakan Game dari Perintah Teks

Sejak awal perilisannya, The Legend of Zelda menonjol karena pendekatannya yang inovatif. Game itu menghadirkan dunia terbuka.

Memungkinkan pemain menjelajah seluruh ruang tanpa batasan linear. Sesuatu yang jarang ditemukan pada era tersebut.

Tantangan permainan yang kompleks mendorong pemain berpikir strategis. Sementara cerita bergaya dongeng klasik memberi daya tarik emosional yang kuat.


Zelda sudah menjadi franchise legend di Nintendo, dan kini Zelda akan merambah ke dunia film. --Nintendo

Kesuksesan besar tersebut langsung melahirkan sekuel pada 1987, Zelda II: The Adventure of Link. Keberhasilan itu sekaligus menandai lahirnya salah satu waralaba video game paling berpengaruh sepanjang masa.

BACA JUGA:5 Game Ini Cocok Dimainkan Bersama Pasangan Saat Hari Valentine

BACA JUGA:Game Baru God of War: Sons of Sparta Dirilis di PS5, Cerita Masa Muda Kratos Dibuka

Selama empat dekade terakhir, The Legend of Zelda terus dipandang sebagai tonggak sejarah industri game.

Meski teknologi video game berkembang pesat, judul pertama dari seri itu masih sering disebut sebagai salah satu pencapaian terbesar Nintendo.

Kategori :