Mikroplastik Mengintai Kita (1): Kadar di Surabaya Paling Tinggi

Senin 23-02-2026,17:41 WIB
Reporter : Ilmi Bening
Editor : Doan Widhiandono

“Seluruh sampel yang kita temukan dalam darah positif mengandung mikroplastik. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah phthalates. Pthalates umumnya banyak ditemukan pada kemasan plastik sekali pakai,” ujar Lestari, 9 Februari 2026.

Sampel air ketuban juga mengandung mikroplastik. Itu menunjukkan bahwa bayi yang ada dalam kandungan pun sudah bisa terpapar mikroplastik.

Namun, gejala penyakit atau gangguan akibat mikroplastik belum bisa dibedakan dengan penyakit biasa. Secara umum, gejalanya sama. “Paparan mikroplastik berpotensi menimbulkan stres oksidatif dan peradangan, yang kemudian mempengaruhi metabolisme tubuh, termasuk hormon reproduksi,” imbuh dosen program studi Kebidanan Universitas Airlangga tersebut.

Penelitian tersebut baru saja berada dalam tahap identifikasi untuk memastikan bahwa mikroplastik bisa masuk ke tubuh manusia. Lestari menambahkan bahwa untuk mengetahui dampak lebih spesifik dari cemaran tersebut terhadap tubuh manusia, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. (*)

 

Kategori :