Ide Kultum Ramadan Singkat, Materi 5 Menit Menyentuh Hati

Selasa 24-02-2026,05:14 WIB
Reporter : Habibatus Salamah Sholichuddin
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Banyak ide terkait materi kultum Ramadan atau ceramah pendek saat Ramadan 2026. Alasannya jelas. Tidak semua penceramah memiliki waktu panjang untuk berbicara. Materi lima menit yang padat justru lebih mudah dipahami dan diingat jamaah.

Ramadan adalah bulan penuh refleksi diri. Suasana hati cenderung lebih tenang. Juga terbuka menerima nasihat. Karena itu, pesan singkat yang menyentuh bisa terasa lebih kuat dampaknya.

Di masjid, sekolah, hingga kantor, kultum sering disisipkan sebelum tarawih atau menjelang berbuka. Waktu yang terbatas menuntut materi yang ringkas, jelas, dan tidak bertele-tele.

1. Keikhlasan sebagai Pondasi Ibadah

Puasa mengajarkan tentang keikhlasan yang tidak terlihat manusia. Kita menahan lapar bukan karena pujian. Tetapi karena Allah.

BACA JUGA:Bingung Cari Materi Kultum atau Khutbah Selama Ramadan? Bisa Unduh Buku Syiar Ramadan Terbitan Kemenag Ini

BACA JUGA:Panduan Lengkap Kegiatan Puasa Ramadan 2026, Dari Sahur, Ngabuburit, hingga Tarawih

Dalam kultum, tekankan bahwa ikhlas membuat ibadah terasa ringan. Tanpa keikhlasan, amal bisa terasa berat dan mudah mengeluh.

2. Menjaga Lisan dan Emosi


Ilustrasi anak-anak mengaji Al-Qur’an saat Ramadan 2026, momen yang sering dijadikan inspirasi materi kultum Ramadan singkat tentang keutamaan membaca dan memahami Al-Qur’an di bulan suci.--Pinterest

Ramadan bukan hanya menahan makan dan minum. Tapi juga latihan menahan amarah dan ucapan yang menyakiti.

Sampaikan bahwa satu kalimat kasar bisa menghapus pahala yang dikumpulkan seharian. Lisan yang terjaga adalah tanda puasa yang matang.

3. Memperbanyak Sedekah Kecil

Tidak semua orang mampu bersedekah besar. Namun, Ramadan membuka peluang pahala dari hal sederhana.

BACA JUGA:Ramadan Mewujudkan Masyarakat Egaliter

BACA JUGA:Tip Agar Anak Semangat Ikut Salat Tarawih Ramadan 2026

Berbagi takjil atau membantu orang tua di rumah sudah bernilai ibadah. Pesan itu mudah diterima. Karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.

4. Evaluasi Salat Lima Waktu

Puasa seharusnya membuat salat semakin terjaga. Jangan sampai kita rajin sahur, tetapi lalai pada waktu salat.

Kategori :