HARIAN DISWAY - Teddy Tjan akan terus berusaha untuk hidup dengan disiplin dan bekerja keras dalam setiap langkah. Memang bukan perkara mudah, karena rintangan akan senantiasa ada dan berserakan di mana-mana. Namun, presiden direktur Advance Digital tersebut tak mau memedulikannya.
Sebab, Teddy yakin akan ada solusinya. Bersama kesulitan, ada kemudahan. Habis gelap, terbitlah terang. "Jangan mudah goyah oleh keadaan. Tetaplah maju meski jalan terasa berat dan penuh tantangan. Konsistensi dan ketekunan akan membentuk kekuatan dalam diri Anda," ucapnya.
Terkait hal itu, ada puisi pendek nan terkenal di Tiongkok. Penulisnya Du Xunhe (杜荀鹤), pujangga realis zaman Dinasti Tang akhir. Terjemahannya kira-kira:
"Di Sungai Jing, bebatuannya terjal dan berbahaya. Orang-orang pun berhati-hati. Sepanjang tahun tak terdengar ada orang yang tewas terjatuh.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Presiden Direktur JNE M. Feriadi: Shi Bu Wang Bao
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Kepala Bagian Perencanaan RSUD dr. Soedomo Trenggalek Nanang Hidayat: Duan Ao Li Ji
Justru di aliran yang tenang tanpa batu, dari waktu ke waktu terdengar kabar orang tenggelam" (泾溪石险人兢慎,终岁不闻倾覆人。却是平流无石处,时时闻说有沉沦).
Ya, bahaya yang terlihat jelas malahan akan membuat kita waspada sehingga jarang terjadi celaka. Sebaliknya, keadaan yang tampak aman cenderung akan membuat kita lengah, dan justru di situlah musibah lebih sering menimpa.
Tak heran bila pepatah Mandarin menyatakan, "好事多悭" (hǎo shì duō qiān): apa pun yang luar biasa, pasti akan berhadapan dengan beragam rintangan selama proses mewujudkannya.
Makanya, "Apa pun rintangannya, jangan berhenti hanya karena masalah datang menghadang. Percayalah, setiap persoalan selalu memiliki jalan keluar. Tetap tenang, berpikir jernih, dan cari solusi dengan keyakinan bahwa Anda mampu melewatinya," pungkas Teddy. (*)