Kekalahan tersebut membuat Chelsea tetap tertahan di peringkat keenam dan harus bekerja lebih keras dalam persaingan menuju tiket Liga Champions.
Dominan Penguasaan Bola, Minim Efektivitas
Cole Palmer dalam laga Arsenal vs Chelsea, lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-28, Senin 2 Maret 2026-Catherine Ivill-Getty Images
Walau pulang tanpa poin, Chelsea tidak sepenuhnya tampil buruk. Reece James menjadi salah satu pemain paling menonjol.
BACA JUGA:Chelsea Kecolongan Lawan Burnley, Liam Rosenior Siap Tanggung Jawab
BACA JUGA:Rating Pemain Chelsea yang Imbang dengan Burnley 1-1, Blunder Wesley Fofana Bawa Petawa
Ia tidak hanya solid saat bertahan menghadapi Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli, tetapi juga menjadi sumber kreativitas utama tim. Umpan-umpan bola matinya beberapa kali menciptakan situasi berbahaya di kotak penalti Arsenal.
Sebaliknya, penampilan Robert Sanchez kembali mengundang kritik. Meski cukup sering terlibat dalam sirkulasi bola, ia terlihat kurang meyakinkan dan menyebarkan kegugupan di lini belakang.
Pada gol kedua Arsenal, ia sempat mengklaim terjadi pelanggaran, tetapi gagal menunjukkan dominasi dalam mengamankan area penalti. Meski sempat melakukan penyelamatan bagus atas tembakan Eberechi Eze, performanya secara keseluruhan tidak solid.
Masalah disiplin juga menjadi perhatian serius. Pedro Neto menjadi pemain kesembilan Chelsea yang menerima kartu merah musim ini, dengan tujuh di antaranya terjadi di Premier League.
BACA JUGA:Nicolas Jackson Kembali ke Chelsea Akhir Musim, Bayern Munchen Ogah Tebus Permanen
BACA JUGA:Romeo Lavia Siap Perkuat Chelsea Usai 3 Bulan Menepi
Pedro Neto diganjar kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan usai pelanggaran terhadap Gabriel Martinelli dalam laga Arsenal vs Chelsea, lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-28, Senin 2 Maret 2026-Marc Atkins-Getty Images
Cole Palmer sempat memberikan ancaman di awal laga, tetapi pengaruhnya menurun seiring waktu. Bermain melebar namun sering bergerak ke tengah, ia tampak kesulitan menemukan keseimbangan peran bersama Enzo Fernandez.
Di sisi lain, Trevoh Chalobah layak mendapat apresiasi karena tampil cukup disiplin dan mampu meredam pergerakan Viktor Gyokeres.
Secara statistik, Chelsea unggul dalam penguasaan bola dengan 59% dan mencatat akurasi umpan lebih baik dibanding Arsenal. Mereka juga mendapatkan lebih banyak sepak pojok serta menciptakan jumlah peluang besar yang sama.
Namun efektivitas menjadi pembeda utama. Arsenal lebih tajam dalam memanfaatkan bola mati, sementara Chelsea kembali kesulitan mengubah dominasi menjadi gol dari permainan terbuka. Simak rating pemain Chelsea yang dipermalukan Arsenal. (*)