HARIAN DISWAY - Tottenham Hotspur dan West Ham United sama-sama berada dalam situasi berbahaya di papan bawah Premier League.
Spurs sempat menutup musim lalu dengan manis lewat gelar Liga Europa yang mengakhiri puasa trofi 17 tahun.
Namun, keberhasilan tersebut dinilai hanya menutupi masalah mendasar yang tak pernah benar-benar terselesaikan. Performa di liga justru terus merosot hingga menyeret mereka ke zona rawan degradasi.
West Ham pun menghadapi nasib serupa. Dengan 10 pertandingan tersisa, mereka masih terjebak di zona merah dan terancam turun kasta.
BACA JUGA:Debut Igor Tudor Berakhir Pahit, Tottenham Kian Dekat Zona Degradasi
BACA JUGA:Tottenham Dihajar Arsenal, Igor Tudor Semprot Mental Pemain
Micky Van de Ven (kiri) dan Xavi Simons (tengah) usai laga Tottenham vs Arsenal (1-4), lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Senin 23 Februari 2026--Getty Images
Padahal, keduanya merupakan klub dengan investasi besar dan skuad bertabur pemain berpengalaman. Namun sejarah membuktikan bahwa status besar bukan jaminan aman dari degradasi.
Mantan striker Arsenal dan West Ham, Jeremie Aliadiere, menyoroti persoalan mentalitas dalam situasi seperti ini. Ia mengaku pernah merasakan pengalaman serupa saat terdegradasi bersama Middlesbrough.
“Saya pernah berpikir kami terlalu bagus untuk turun, tapi ketika Anda terseret ke sana, tidak ada lagi soal kualitas atau bakat. Semuanya tentang kerja keras dan keyakinan,” ujarnya.
Menurut Aliadiere, ada kemungkinan beberapa pemain merasa mereka “terlalu bagus” untuk berada dalam pertarungan degradasi.
Padahal, justru para pemain itulah yang membawa tim ke posisi sulit saat ini. Sikap seperti itu, katanya, bisa menjadi penghambat terbesar dalam upaya bangkit
BACA JUGA:Tottenham vs Arsenal 1-4, Eze-Gyokeres Kembalikan The Gunners ke Jalur Kemenangan
BACA JUGA:Tottenham Pecat Thomas Frank Usai Rentetan Hasil Buruk Premier League
Dibutuhkan Mental Bertarung, Bukan Sekadar Kualitas
Aliadiere menegaskan bahwa saat berada di papan bawah, sepak bola berubah total. Tidak lagi tentang permainan indah atau teknik tinggi, melainkan tentang determinasi dan kekompakan.