HARIAN DISWAY - Inilah definisi menang tapi menangis. Barcelona, yang berstatus juara bertahan, disingkirkan oleh Atletico Madrid dalam semifinal Copa del Rey 2025/2026.
Pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou, Rabu dini hari WIB, 4 Maret 2026, Barca menang 3-0. Namun, pasukan Hansi Flick kalah agregat oleh Los Rojiblancos (sebutan Atletico). Karena di leg pertama lalu, mereka dicukur habis 0-4.
Dalam laga tersebut, Lamine Yamal dkk hanya punya satu misi, yakni remontada. Alias membalikkan keadaan. Harapan Blaugrana (sebutan Barcelona) muncul ketika Marc Bernal buka keunggulan di menit ke-29.
Raphinha menambah gol lewat penalti di menit ke-45+5. Pasukan Diego Simeone benar-benar tak berkutik oleh dominasi tuan rumah. Bernal cetak gol keduanya di menit ke-72. Membuat misi remontada Barca semakin nyata.
BACA JUGA:Prediksi Skor Barcelona vs Atletico Madrid: Update Kondisi, Head to Head, dan Perkiraan Line Up
BACA JUGA:Barcelona Kejar Misi Remontada Lawan Atletico, Flick Siapkan Taktik Kejutan
Pedri (tengah) dan Hansi Flick (kanan) seusai Barcelona gagal melaju ke final Copa Del Rey dan disingkirkan Atletico Madrid (Agg 3-4), Rabu 4 Maret 2026--Getty Images
Namun hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tercipta lagi. Atletico Madrid melaju ke final Copa Del Rey usai menang agregat 4-3 atas Barca. Saat ini, kubu Diego Simeone menanti lawan di final, yakni antara Athletic Bilbao atau Real Sociedad.
"Kami tahu pertandingan ini akan sangat rumit. Tidak pernah mudah untuk comeback dari ketertinggalan empat gol. Tapi saya sangat bangga denagn tim. Kami memberikan segalanya dari awal," papar Raphinha kepada Movistar+ seusai laga.
Hansi Flick setuju. Ia menyebut para pemainnya hari itu bermain dengan sangat berani. Termasuk para pemain muda yang dicomot dari akademi La Masia. Maka ia sangat bangga.
"Semua orang bermain hebat hari ini. Dan jika saya harus memilih pemain terbaik dalam pertandingan, mereka ada di lini pertahanan," jelasnya. Bisa mencetak tiga gol tanpa kebobolan itu berpengaruh besar pada agregat.
BACA JUGA:Barcelona Tertinggal 0-4 dari Atletico, Raphinha Yakin Bisa Balikkan Keadaan
BACA JUGA:Barcelona Happy! Raphinha Bisa Tampil di Semifinal Copa Del Rey Lawan Atletico
"Kami memiliki peluang untuk mencetak empat atau lima gol. Kami harus bangga karena telah memberikan yang terbaik di lapangan," paparnya. "Tapi kami sedih juga karena tersingkir dari kompetisi," lanjut pelatih asal Jerman itu.
Jalannya Pertandingan Barcelona vs Atletico Madrid
Sejak awal laga, tim asuhan Hansi Flick mendominasi penguasaan bola. Pada menit kedua, Fermin Lopez hampir membuka skor lewat tembakan jarak jauh yang membentur mistar. Raphinha dan Ferran Torres juga mendapat peluang, tetapi belum berbuah.