HARIAN DISWAY - Inter Milan harus puas membawa pulang hasil imbang saat bertandang ke markas Como 1907 pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026.
Di Stadio Giuseppe Sinigaglia, pada Rabu, 4 Maret 2026 dini hari WIB, kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0. Duel berlangsung ketat dan sarat pendekatan taktis, dengan kedua kubu sama-sama berhati-hati serta minim mengambil risiko.
Peluang bersih pun tidak banyak tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil itu membuat peluang kedua tim lolos ke final masih sepenuhnya terbuka jelang leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza, 23 Maret mendatang.
Usai pertandingan, pelatih Como Cesc Fabregas menilai timnya sebenarnya layak mencetak gol. Ia menganggap, klub milik Grup Djarum itu setidaknya memiliki peluang lebih untuk memecah kebuntuan.
BACA JUGA:Inter Milan vs Genoa 2-0, Tak Cukup Jadi Obat Kecewa
BACA JUGA:Galatasaray Tak Menyerah Buru Hakan Calhanoglu, Siapkan Tawaran Baru untuk Inter Milan
"Laga tadi seperti pertandingan catur, sangat taktis. Menghadapi tim paling dominan di Serie A, kami memainkan laga sesuai dengan yang kami inginkan," papar Fabregas dikutip dari Football Italia.
"Kami bermain solid dan memiliki dua atau tiga peluang yang sangat bagus, termasuk peluang Alex Valle yang rasanya lebih sulit untuk gagal daripada mencetak gol, tetapi hal-hal seperti itu bisa terjadi," tambahnya.
Momen bek Inter Milan, Francesco Acerbi (kanan), ketika berebut bola dengan penyerang Como, Assane Diao (kanan). Rabu, 4 Maret 2026.--Instagram @comofootball
Ia juga menyoroti dominasi Inter Milan dalam beberapa tahun terakhir di sepak bola Italia. Namun merasa timnya mampu membatasi kekuatan lawan dengan baik pada laga ini.
"Hari ini mereka hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran. Hasil ini meninggalkan sedikit rasa pahit bagi kami, karena kami merasa setidaknya bisa memenangkan pertandingan ini dengan skor 1-0," tegas eks bintang timnas Spanyol itu.
BACA JUGA:Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, Chivu Sebut Jadwal Padat Jadi Biang Kerok
BACA JUGA:Jelang Inter Milan vs Bodo/Glimt: Cristian Chivu Minta Timnya Tak Terbebani Tekanan
Jalannya Pertandingan Como vs Inter Milan
Bermain di kandang sendiri, Como langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tuan rumah tampil percaya diri dalam menguasai bola dan berani menembus sepertiga akhir lapangan, meski Inter beberapa kali mampu merebut penguasaan.
Dalam 10 menit pertama, intensitas tinggi kedua tim sudah terlihat dengan tercatat tiga kali offside akibat upaya umpan-umpan terobosan ke lini depan.