Konflik Timur Tengah Memanas, 7.000 Pekerja Migran Asal Jatim Siaga Evakuasi

Kamis 05-03-2026,11:41 WIB
Reporter : Edi Susilo
Editor : Mohamad Nur Khotib

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, hingga Lebanon memicu peningkatan kewaspadaan terhadap keselamatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jawa Timur mencatat ribuan PMI asal Jatim saat ini bekerja di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, menyebut berdasarkan data SISKOP2MI periode 2022–2026 terdapat sekitar 7.000 PMI asal Jawa Timur yang ditempatkan di Timur Tengah.

BACA JUGA:Trump Plinplan, Tujuan Serangan ke Iran Tidak Jelas dan Inkonsisten

BACA JUGA:Rusia Peringatkan AS dan Israel, Serangan ke Iran Bisa Jadi Bumerang Nuklir

Jumlah terbanyak berada di Arab Saudi dengan 3.994 orang, disusul Turki sebanyak 958 orang dan Qatar sebanyak 638 orang.

Sementara itu, terdapat 13 PMI asal Jatim yang bekerja di Yordania dan satu orang di Lebanon.

”Sementara untuk Iran dan Israel, kami tidak punya catatan ada PMI terdaftar secara resmi bekerja di sana,” kata Gimbar kepada Harian Disway, Kamis, 5 Februari 2026.

BP3MI Jawa Timur telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memanfaatkan shelter atau rumah singgah di perwakilan RI sebagai titik kumpul aman bagi PMI.

BACA JUGA:6.247 Jemaah Umrah Berhasil Pulang ke Tanah Air Sejak Serangan AS ke Iran Sabtu Kemarin

BACA JUGA:Serangan Iran Meluas ke Bahrain dan Riyadh: Markas AS dan Kompleks Kedutaan Jadi Sasaran

Jika evakuasi massal harus dilakukan, BP3MI juga menyiapkan jalur logistik pemulangan pekerja migran ke daerah asal.

"Kami siap menerima repatriasi di Bandara Juanda. Jika PMI mendarat di Soekarno-Hatta, akan difasilitasi transportasi darat menuju Jawa Timur, lalu kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pengantaran sampai ke kabupaten/kota masing-masing," jelas Gimbar.

Selain perlindungan fisik, BP3MI juga menyiapkan dukungan psikologis bagi PMI yang berpotensi mengalami trauma akibat situasi konflik.

BP3MI akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan rehabilitasi dan pendampingan pasca-evakuasi.

Kategori :