Instruksi juga diberikan kepada Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI agar mengarahkan para Atase Pertahanan RI di negara-negara yang terdampak konflik untuk memetakan kondisi di lapangan.
BACA JUGA:15 UPDATE Perang Iran vs AS–Israel Hari ke-7 di Timur Tengah
BACA JUGA:Trump Wajibkan Iran Menyerah Tanpa Syarat untuk Akhiri Perang
Termasuk menyiapkan rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) jika situasi keamanan memburuk, dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri, KBRI, serta otoritas setempat.
Sementara itu, Kodam Jaya/Jayakarta diperintahkan meningkatkan patroli di kawasan objek vital dan kompleks kedutaan di wilayah DKI Jakarta guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Satuan intelijen TNI juga diminta melakukan deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan ancaman di lokasi strategis tersebut.
Telegram tersebut turut menginstruksikan seluruh Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) untuk meningkatkan status siaga di masing-masing satuan. Setiap perkembangan situasi di lapangan juga harus segera dilaporkan kepada Panglima TNI.
Langkah peningkatan kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam mengantisipasi dinamika keamanan yang berkembang, sekaligus memastikan stabilitas nasional tetap terjaga. (*)