HARIAN DISWAY – Tradisi mudik Lebaran di Indonesia diramaikan pengendara motor. Jumlahnya tak bisa dibilang sedikit kendati sebagian besar masyarakt memilih transportasi umum dan kendaraan roda empat.
Setiap tahun, jutaan masyarakat memilih pulang ke kampung halaman dengan menggunakan sepeda motor. Selain lebih hemat biaya, mudik dengan cara seperti itu juga lebih praktis.
Namun, perjalanan jarak jauh dengan motor memerlukan persiapan matang supaya tetap aman. Maka, melakukan servis motor sebelum mudik menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan atau mogok saat perjalanan.
Kementerian Perhubungan pun berulang kali mengimbau para pemudik motor supaya memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
BACA JUGA:Perjalanan Mudik 12 Jam, Begini Tip Atur Napas dan Posisi Duduk agar Terhindar dari HNP
BACA JUGA:Tip Memilih Toilet Mobil Portabel di Tengah Arus Mudik yang Kerap Macet
Tip Servis Motor sebelum Mudik
CEK dengan teliti kondisi kendaraan. Bawa ke bengkel agar inspeksi dilakukan oleh pihak profesional demi keamanan perjalanan. -Sergey Meshkov-Pexels
1. Periksa Kondisi Oli Mesin
Oli mesin berfungsi melumasi komponen di dalam mesin agar tidak cepat aus. Jika oli sudah terlalu lama digunakan, performa mesin bisa menurun dan berisiko panas saat perjalanan jauh.
Sebaiknya ganti oli jika jarak pemakaian sudah mendekati batas, biasanya sekitar 2.000–3.000 kilometer, tergantung jenis motor.
2. Cek Kondisi Rem
Rem merupakan komponen penting dalam keselamatan berkendara. Pastikan kampas rem masih tebal dan rem depan maupun belakang berfungsi dengan baik.
Jika rem terasa kurang pakem atau mengeluarkan bunyi, segera lakukan pengecekan di bengkel sebelum mudik.
BACA JUGA:6 Aplikasi Pemantau Kemacetan Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2025
BACA JUGA:Tip Samarkan Motor di Rumah saat Mudik agar Tak Diincar Maling
3. Periksa Ban Motor
Ban yang sudah tipis atau retak dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat perjalanan jauh. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar dan kondisi tapak ban masih layak digunakan.
Jika ban sudah gundul, sebaiknya segera diganti demi keamanan perjalanan.
4. Cek Lampu dan Sistem Kelistrikan
Lampu depan, lampu belakang, serta lampu sein harus berfungsi dengan baik. Hal ini penting terutama jika perjalanan dilakukan pada malam hari atau saat kondisi jalan kurang terang.
Selain itu, pastikan aki motor masih dalam kondisi baik agar sistem kelistrikan tetap stabil.
BACA JUGA:Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Praktis Tanpa Kabel, Solusi Ramadan dan Mudik Tetap Nyambung
BACA JUGA:Ini Motor Bebek Paling Irit untuk Mudik Lebaran 2026, Hemat BBM dan Tangguh
5. Periksa Rantai dan Sistem Penggerak
Untuk motor tipe manual, rantai perlu diperiksa kekencangannya. Rantai yang terlalu kendor atau kering bisa menyebabkan suara berisik bahkan berpotensi lepas.
Berikan pelumas rantai agar pergerakan motor tetap halus selama perjalanan jauh.
6. Pastikan Suspensi dan Shockbreaker Normal
Suspensi berfungsi meredam getaran saat melewati jalan tidak rata. Jika shockbreaker terasa terlalu keras atau justru terlalu lembut, sebaiknya diperiksa sebelum perjalanan.
Suspensi yang baik akan membuat perjalanan mudik lebih nyaman, terutama jika membawa barang tambahan.
BACA JUGA:Daftar Obat Wajib di Tas Mudik 2026 untuk Lansia dengan Riwayat Darah Tinggi
BACA JUGA:Cegah Kepadatan Mudik, Kemenhub Ubah Jembatan Timbang Jadi Rest Area
Perjalanan Jauh Butuh Persiapan Matang
Selain servis kendaraan, pemudik juga disarankan membawa perlengkapan keselamatan seperti helm standar, jas hujan, sarung tangan, dan obat pribadi. Pengendara juga dianjurkan beristirahat berkala agar tidak kelelahan.
Menurut imbauan dari Korlantas Polri, pengendara motor sebaiknya berhenti setiap 2–3 jam untuk beristirahat agar tetap fokus selama perjalanan.
Dengan memastikan motor dalam kondisi prima, perjalanan mudik 2026 dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar hingga sampai ke kampung halaman. (*)
BACA JUGA:Waspada Bencana pada Mudik Lebaran 2026, BNPB Imbau Masyarakat Gunakan Peta InaRISK dan Pantau Cuaca
BACA JUGA:Skema WFA Pemerintah Jadi Kunci Tekan Penumpukan Pemudik Lebaran 2026