Berbeda jauh dengan saat ini, di mana kehadiran di malam puncak Oscar murni hanya melalui undangan eksklusif dan tidak ada satu pun tiket yang dijual untuk publik.
2. Asal Nama Oscar
7 fakta sejarah Academy Awards, nama Oscars ternyata diambil dari sini. Foto: Cedric Gibbons, desainer piala Oscar dan rancangannya. -The Hollywood Reporter-
Sebagai ajang penghargaan pertama dan satu-satunya di Hollywood, trofi pemenang harus spesial. Maka, AMPAS meminta bantuan Cedric Gibbons, art director Metro-Goldwyn Mayer, untuk mendesain piala.
Gibbons menginginkan simbol yang mewakili perlindungan dan keunggulan industri. Seperti ksatria atau tentara salib yang melambangkan pelindung pembuatan film.
BACA JUGA:Jessie Buckley Jadi Aktris Terbaik di 2026 Actor Awards, Ini Peluangnya Raih Oscar
BACA JUGA:7 Pemeran Film Sinners, Michael B Jordan Masuk Nominasi Oscar Berkat Peran Ganda
Ia lantas menyerahkan desainnya (seorang sosok androgini yang membawa pedang) kepada pematung Los Angeles, George Stanley, untuk diubah menjadi model 3D pada 1928.
Setahun kemudian, patung-patung itu sudah bisa diserahkan ke pemenang di penyelenggaraan Academy Awards perdana, 16 Mei 1929.
Lalu, dari mana asal nama Oscar? Julukan itu berasal dari pustakawan The Academy, Margaret Herrick. Dia berkomentar bahwa patung itu menyerupai pamannya yang bernama Oscar. Julukan itu secara resmi diadopsi oleh Akademi mulai 1939.
Patung itu memiliki tinggi 13½ inci dan berat 8½ pon. Meskipun awalnya terbuat dari perunggu, patung-patung itu dibuat dari plester yang dicat selama kekurangan logam pada Perang Dunia II.
Sejak 2016, patung-patung itu dicetak dari perunggu dan dilapisi emas 24 karat oleh R.S. Owens & Company.
BACA JUGA:Sinopsis Sinners, Film Horor Ryan Coogler yang Raih Nominasi Oscar Terbanyak
BACA JUGA:Daftar Nominasi Oscar 2026, Sinners Dominan, Wicked: For Good Terabaikan
3. Lahirnya Sistem Amplop Tertutup
Sistem amplop tertutup mulai digunakan sejak 1941 untuk menjaga kerahasiaan pemenang Oscar-Academy of Motion Picture Arts and Sciences-
Selama sekitar satu dekade pertama, pemenang Oscar sudah diberikan kepada media sebelum acara dimulai. Surat kabar diizinkan menerbitkannya pada pukul 11 malam setelah seremoni berlangsung.
Namun pada tahun 1940, surat kabar Los Angeles Times melanggar kesepakatan embargo dan menerbitkan daftar pemenang lebih awal di edisi sore. Akibatnya para tamu yang datang ke acara sudah mengetahui siapa yang menang.