Verstappen Akui Suasana Red Bull Terasa Berbeda Tanpa Helmut Marko

Rabu 11-03-2026,18:06 WIB
Reporter : Ailing Cahya Ardana*
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY- Ungkapan Max Verstappen mengenai suasan di Red Bull Racing terasa berbeda. Hal itu ia rasakan setelah kepergian sosok penting yang selama ini selalu hadir di garasi tim dalam setiap akhir pekan balapan.

Sosok yang dimaksud adalah Helmut Marko, penasihat motorsport Red Bull. Ia memutuskan meninggalkan tim pada akhir musim Formula 1 2025 setelah lebih dari dua dekade.

Selama bertahun-tahun Marko dikenal sebagai figur penting dalam struktur Red Bull. Ia memiliki peran besar dalam membina pembalap muda serta menentukan arah pengembangan talenta dalam program junior tim.

Verstappen sendiri merupakan salah satu contoh paling sukses dari program tersebut. Pembalap asal Belanda itu mendapatkan dukungan penuh dari Marko sejak awal karirnya di ajang balap junior.


Max Verstapppen akui suasana di Tim Red Bull bervbeda karena tidak adanya kehadiran Helmut Marko-oracleredbullracing-x

BACA JUGA:Shanghai Jadi Laboratorium F1 2026: Ujian Aerodinamika, Energi, dan Strategi Sprint

BACA JUGA:Max Verstappen Ungkap Penyebab Red Bull Kurang Cepat di Awal Musim F1 2026

Marko juga menjadi salah satu sosok yang mendorong Verstappenn melakukan debut di Scuderia Toro Rosso. Debut tersebut terjadi pada musim 2015 ketika Verstappen masih berusia sangat muda di Formula 1.

Sejak saat itu hubungan keduanya berkembang sangat dekat. Marko terus memantau perkembangan Verstappen hingga akhirnya dipromosikan ke tim utama Red Bull.

Kerja sama tersebut berujung pada kesuksesan besar bagi tim. Verstappen berhasil meraih empat gelar juara dunia secara beruntun pada periode 2021 hingga 2024.

Kini tanpa kehadiran Marko di garasi tim, Verstappen mengakui ada perubahan suasana. Ia bahkan menyebut salah satu hal yang paling terasa adalah hilangnya candaan khas Marko di dalam tim.

Meski demikian, hubungan pribadi keduanya tetap terjalin dengan bvaik. Verstappen mengatakan ia masih sering berkomunikasi dengan Marko meskipun tidak lagi membahas detail teknis mobil balap.

BACA JUGA:Awal Era Baru F1? Mercedes Tinggalkan Red Bull dan McLaren 1 Detik di Kualifikasi Australia

BACA JUGA:Toto Wolff dan Christian Horner Berebut Saham Alpine F1

Selain kepergian Marko, Red Bull juga mengalami perubahan besar lainnya pada 2025. Kepala tim sekaligus CEO lama, Christian Horner juga meninggalkan jabatannya setelah Grand Prix Inggris.

Kategori :