HARIAN DISWAY- Masa depan Joan Mir di grid MotoGP mulai menjadi bahan spekulasi serius. Mantan juara dunia itu dikabarkan masuk radar Trackhouse Racing MotoGP Team untuk musim mendatang.
Jika kesepakatan terwujud, reuni Mir dengan Davide Brivio di proyek Aprilia bisa menjadi salah satu transfer paling menarik dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus membuka babak baru menuju era regulasi 850cc pada 2027.
Menurut laporan Speedweek , Joan Mir (Honda HRC), mantan juara dunia MotoGP 2020, masuk dalam daftar target serius tim Aprilia Trackhouse Racing untuk menggantikan posisi Raul Fernandez.
Saat ini Aprilia bisa disebut sebagai pabrikan terkuat di grid. Mereka menempatkan lima pembalapnya di posisi dua hingga lima klasemen sementara, memimpin klasemen konstruktor, dan RS-GP menjadi motor yang diinginkan banyak pembalap.
Trackhouse Racing pun bukan lagi sekadar tim pengisi barisan belakang. Di bawah kendali direktur teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini, Trackhouse kini mendapat dukungan teknis yang identik dengan tim pabrikan. Hasilnya langsung terlihat, mereka sudah mengamankan podium pada seri pembuka musim ini di Buriram.
Di dalam tim Trackhouse Racing juga ada sosok yang memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Mir, yaitu Davide Brivio. Bersama Brivio, Mir sukses merebut gelar juara dunia MotoGP 2020 bersama Suzuki Ecstar.
Hubungan profesional dan emosional antara Brivio dan Mir memang sangat kuat. Di saat Mir merasa “terpenjara” dengan performa Honda RC213V yang belum juga menunjukkan perkembangan signifikan, pintu garasi Trackhouse yang dipimpin Brivio terlihat seperti oasis di tengah gurun.
BACA JUGA:GP Thailand 2026: Bezzecchi Dominan, Acosta Konsisten, Marc Marquez Apes
BACA JUGA:Aprilia Perkenalkan Aerodinamika Aktif di MotoGP 2026, Manfaatkan Celah Regulasi
Pesan dari tim pun cukup jelas: Trackhouse menginginkan seorang pembalap berstatus mantan juara dunia untuk memimpin proyek mereka memasuki era mesin 850cc pada tahun 2027. Brivio tahu betul, bagaimana memaksimalkan potensi Mir.
Sementara itu, Ai Ogura merupakan anak didik kesayangan Brivio dan memiliki nilai strategis besar bagi pasar Asia, sekaligus membawa identitas pembalap Jepang. Dengan situasi tersebut, posisi Raul Fernandez menjadi yang paling terancam jika Joan Mir benar-benar bergabung.
Davide Brivio, saat memimpin tim Aprilia Trackhouse Racing. --Twitter Alessio Piana @AlessioPiana130
Jika Francesco “Pecco” Bagnaia yang kabarnya hampir pasti merapat ke tim pabrikan Aprilia dan berbagi garasi dengan Marco Bezzecchi, maka menempatkan Joan Mir di Trackhouse akan membuat Aprilia memiliki salah satu line-up paling menakutkan di seluruh grid MotoGP.
Keputusan akhir memang belum diambil, namun pembalap berusia 28 tahun itu yakin tidak akan ragu, jika Davide Brivio yang langsung memintanya untuk bergabung.
BACA JUGA:Aprilia Salip Yamaha, Bagnaia Menuju Revolusi MotoGP 2027