HARIAN DISWAY - Raksasa Serie A, Inter Milan, dilaporkan tengah menyiapkan perombakan besar dalam skuad pada bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, klub berjuluk Nerazzurri tersebut berencana melepas sejumlah pemain senior sekaligus mendatangkan tenaga baru, dengan gelandang Manu Kone dari AS Roma menjadi salah satu target utama.
Saat ini Inter Milan masih memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan tujuh poin atas pesaing terdekat, AC Milan, dan menyisakan sekitar sepuluh pertandingan liga.
Namun di balik performa impresif tersebut, manajemen klub dikabarkan mulai mempersiapkan perubahan besar dalam skuad untuk menghadapi musim 2026/2027.
BACA JUGA:Alessandro Bastoni Cedera di Derby della Madonnina, Inter Milan dan Timnas Italia Panik
BACA JUGA:Inter Milan Tumbang dari AC Milan, Cristian Chivu Akui Nerazzurri Tampil di Bawah Standar
Beberapa pemain senior berpotensi meninggalkan klub karena kontraknya akan habis pada akhir musim 2025/2026.
Nama-nama seperti kiper Yann Sommer, bek Matteo Darmian, Stefan de Vrij, serta Francesco Acerbi disebut tidak akan mendapatkan perpanjangan kontrak. Sementara itu, masa depan gelandang veteran Henrikh Mkhitaryan juga masih belum diputuskan.
Dalam upaya menyegarkan skuad, Inter Milan ingin memberikan tambahan kekuatan bagi pelatih Cristian Chivu.
Salah satu nama yang kembali masuk radar adalah Manu Kone, gelandang bertahan AS Roma yang sebelumnya juga sempat menjadi target pada bursa transfer musim panas 2025.
BACA JUGA:AC Milan vs Inter Milan 1-0, Gol Tunggal Estupinan Buka Persaingan Scudetto
BACA JUGA:AC Milan vs Inter Milan: Derby della Madonnina Bisa Ditentukan Bola Mati
Aksi Manu Kone menghadapi pemain Az Alkmaar pada pertandingan UEFA Europa League di Stadion AFAS, Jumat, Januari 2025-instagram @officialasroma-
Pemain asal Prancis tersebut tampil cukup konsisten bersama AS Roma musim ini. Ia telah mencatatkan sekitar 32 penampilan dengan kontribusi dua gol dan dua assist.
Kone dikenal memiliki kemampuan fisik yang kuat serta mobilitas tinggi di lini tengah, kualitas yang dinilai cocok dengan sistem tiga bek yang sering digunakan oleh Chivu, baik dalam formasi 3-5-2 maupun 3-4-2-1.