"Namun menurutku, cara kami merespons situasi tersebut jauh lebih penting dibanding masalah yang sedang terjadi di klub," kata Tudor. "Sekali lagi, dalam kondisi sulit, kita memiliki pilihan untuk terus mengeluh atau mencoba memperbaiki keadaan," tegasnya.
Krisis Cedera Kembali Menghantam Tottenham
Tottenham dihajar Arsenal 1-4 dalam laga lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Senin 23 Februari 2026--Getty Images
Masalah Tottenham semakin berat karena sejumlah pemain penting dipastikan tidak bisa tampil pada pertandingan melawan Liverpool.
Tudor mengonfirmasi bahwa bek utama Cristian Romero dan gelandang Joao Palhinha harus setelah mengalami benturan kepala pada pertandingan sebelumnya. Kondisi keduanya kini sedang dipantau sesuai protokol gegar otak.
BACA JUGA:Debut Igor Tudor Berakhir Pahit, Tottenham Kian Dekat Zona Degradasi
BACA JUGA:Tottenham dan Brighton Incar Mastantuono, Real Madrid Dilema
Yves Bissouma tidak dapat bermain karena cedera otot. Conor Gallagher sempat demam dalam beberapa hari terakhir, meskipun masih ada kemungkinan ia bisa tampil. Tottenham juga kehilangan Micky van de Ven yang kena hukuman akumulasi kartu.
Dengan banyaknya pemain yang absen, Tudor mengakui bahwa ia kembali kesulitan menyusun susunan pemain terbaik untuk pertandingan berikutnya.
Igor Tudor desak pemain Tottenham berhenti merasa jadi korban dan segera bangkit dari tren negatif di tengah krisis cedera serta ancaman degradasi Premier League.--Getty Images
"Situasi seperti ini sangat jarang saya alami sepanjang karier. Hampir setiap pertandingan selalu ada dua pemain yang absen, lalu di laga berikutnya ada kartu merah atau cedera baru," tuturnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa timnya harus menerima kenyataan tersebut dan tetap fokus memperbaiki hal-hal yang masih bisa mereka kendalikan.
Dengan tekanan degradasi yang semakin nyata serta jadwal pertandingan yang tidak mudah, Tottenham kini dituntut untuk segera bangkit jika tidak ingin terjerumus lebih jauh dalam krisis musim ini. (*)