BACA JUGA:Actor Awards 2026: Michael B Jordan Jadi Aktor Terbaik, Timothée Chalamet Gigit Jari Lagi
BACA JUGA:Kylie Jenner Dampingi Timothee Chalamet di BAFTA 2026, Marty Supreme Gagal Raih Piala
5. Opera dan Balet
6 alasan Marty Supreme gagal raih Oscar. Foto: Timothee Chalamet berbincang dengan Matthew McConaughey dalam acara Variety-CNN Town Hall pada 24 Februari 2026. -Variety-
Banyak spekulasi menyebutkan bahwa komentar kontroversial Timothée Chalamet mengenai balet dan opera menjadi penyebab Marty Supreme (dan dirinya) diabaikan anggota Academy.
Pada sebuah podcast dengan Matthew McConaughey, Chalamet bilang tidak mau bekerja di bidang balet dan opera. Sekalipun ia sangat mencintai seni pertunjukan. Namun, ia mempersilakan orang lain tetap merawat kedua bidang seni tersebut.
"Tapi, hei, teruslah merawat (pertunjukan) balet dan opera, meskipun tidak ada yang peduli lagi," kata Chalamet pada acara yang disiarkan pada 24 Februari 2026 itu.
Secara kronologis, pemungutan suara final ditutup pada 5 Maret 2026, sebelum kontroversi itu benar-benar meledak di media pada 8 Maret 2026. Namun, dampaknya tetap terasa.
BACA JUGA:Sinopsis Marty Supreme, Ambisi Timothee Chalamet Taklukkan Dunia Pingpong Bawah Tanah
BACA JUGA:8 Pemain Marty Supreme, dari Timothee Chalamet hingga Desainer Top Isaac Mizrahi
Meski pemilih mungkin sudah memberikan suara mereka, atmosfer di sekitar Chalamet berubah. Dari anak emas Hollywood menjadi sosok yang dianggap kurang peka terhadap seni pertunjukan klasik.
Hal itu menciptakan pergeseran dukungan dari pemilih yang masih ragu-ragu di menit-menit terakhir.
6. Kebangkitan Michael B Jordan dan Sinners
Michael B. Jordan menghadiri upacara Oscar ke-98 di Dolby Theatre pada 15 Maret 2026 di Hollywood, California--Getty Images
Alasan paling pragmatis adalah kehadiran kompetitor yang lebih kuat di saat yang tepat. Michael B Jordan melalui film Sinners berhasil memenangkan Actor Awards pada 1 Maret 2026. Kemenangan di serikat aktor itu menjadi indikator akurat untuk Oscar.
Jordan memberikan performa luar biasa dengan memerankan karakter kembar yang memiliki nuansa sangat detail. Berkebalikan dengan Chalamet, ia sama sekali tidak mengkampanyekan diri sebagai kandidat Aktor Terbaik.
Sementara Marty Supreme mulai kehilangan momentum, Sinners justru memuncak di waktu yang tepat, memenangkan hati pemilih dengan narasi performa yang lebih teknis dan emosional.
Itulah beberapa analisa kenapa Marty Supreme sama sekali tidak mendapatkan piala Oscar pada perhelatan Academy Awards ke-98. Semuanya masuk akal, karena film itu berhadapan dengan voters Academy yang jumlahnya 9.900. Dan pikirannya beragam.