Setelah gol tersebut, Bodo mencoba merespons. Mereka sempat meminta penalti karena dugaan handball, namun wasit tidak mengabulkannya.
Pertandingan berjalan semakin tegang dengan kedua tim saling berusaha mencetak gol, tetapi hingga akhir babak pertama extra time skor tetap tidak berubah.
BACA JUGA:Victor Boniface Gagal ke AC Milan, Rossoneri Gercep Incar Striker Sporting CP
BACA JUGA:Bodo/Glimt vs Man City 3-1: The Citizens Terancam Terpental dari 8 Besar
Memasuki babak kedua extra time, kelelahan mulai terlihat dari kedua tim, terutama Bodo yang tampak kehabisan energi.
Meski begitu, mereka sempat mendapatkan peluang emas melalui sundulan Andreas Helmersen, namun berhasil digagalkan oleh kiper Rui Silva yang tampil sigap di bawah mistar.
Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terakhir Bodo untuk menjaga harapan mereka.Sporting kemudian melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga tempo permainan dan mempertahankan keunggulan.
Sementara itu, frustrasi mulai terlihat dari pemain Bodo, yang juga mendapatkan beberapa kartu kuning akibat pelanggaran keras.
Selebrasi Rafael Nel usai buat Sporting CP unggul 5-0 atas Bodo/Glimt (Agg 5-3) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu di akhir extra time, Sporting memastikan kemenangan mereka dengan gol kelima pada menit 120+1. Kesalahan pemain Bodo dimanfaatkan dengan baik oleh Daniel Braganca yang merebut bola di area berbahaya.
Ia kemudian memberikan umpan kepada Rafael Nel di sisi kanan. Pemain pengganti tersebut dengan tenang melepaskan tembakan keras ke atap gawang dari sudut sempit, memastikan skor menjadi 5-0. Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi penampilan luar biasa Sporting malam itu.
Setelah tertinggal 0-3 di leg pertama, mereka berhasil bangkit dan mencetak lima gol tanpa balas di leg kedua. Peluit panjang akhirnya berbunyi, memastikan kemenangan agregat 5-3 untuk Sporting.
Laga ini menjadi bukti nyata bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa berubah dalam waktu singkat. Sporting menunjukkan mentalitas, determinasi, dan kualitas permainan yang luar biasa untuk membalikkan keadaan.
Sementara itu, Bodo/Glimt harus menerima kenyataan pahit setelah sempat berada di posisi yang sangat menguntungkan. (*)
BACA JUGA:Chelsea Dapatkan Geovany Quenda dari Sporting CP, MU Kalah Saing!
BACA JUGA:Inter vs Bodø/Glimt 1-2, Simak Rating Pemain Nerazzuri yang Dipermalukan di Giuseppe Meazza