BACA JUGA:Iran Terancam Absen Piala Dunia, Siapa Menggantikan?
BACA JUGA:Peluang Timnas Italia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Jika Iran MundurSituasi itu menggambarkan tarik-ulur kepentingan antara Iran, Amerika Serikat, dan FIFA. Bahkan, beberapa pihak menyebut kondisi ini sebagai “permainan tekanan,” di mana masing-masing pihak mencoba menghindari tanggung jawab jika terjadi pembatalan.
Jika Iran tetap ikut serta, potensi kontroversi diprediksi akan terus membayangi sepanjang turnamen.
Bahkan, ada kemungkinan Iran bertemu Amerika Serikat di babak gugur jika keduanya lolos dari fase grup, yang tentu akan menambah tensi politik di atas lapangan.
Kesimpulannya, masa depan Iran di Piala Dunia 2026 masih belum pasti. Meski persiapan tetap berjalan, ketegangan politik yang belum mereda membuat segala kemungkinan masih terbuka—baik tetap tampil, pindah lokasi pertandingan, atau bahkan mundur di saat-saat terakhir. (*)