Lima lagu dari ARIRANG, Aliens, FYA, Swim, Like Animals, dan Normal, dibawakan secara beruntun. Setelah jejingkrakan, ketiga lagu terakhir lumayan menurunkan tensi. Melodinya bikin terhanyut. Mungkin meneteskan air mata.
BTS kemudian menutupnya dengan Dynamite. Lagu bersejarah mereka yang menembus posisi Billboard Hot 100, dan masuk nominasi Grammy Awards.
Rasanya kurang. Karena mereka terikat peraturan menggelar event di ruang publik. Tapi setlist pendek itu cukup untuk membuktikan sesuatu. Bahwa BTS tetap setia pada akar mereka, hiphop dan Korea, dengan sentuhan modernitas 2026.
Penonton dibuat terhanyut dalam emosi yang naik-turun. Mulai dari excitement yang meledak-ledak saat paro pertama ARIRANG dibawakan, hingga menitikkan air mata haru ketika encore berkumandang. Sebuah narasi tentang perjalanan pulang yang panjang.
BACA JUGA:Netflix Rilis Trailer BTS: THE RETURN, Kupas Tuntas Perjalanan Comeback ARIRANG
BACA JUGA:BTS Rilis Trailer Animasi ARIRANG, Kenalkan Sejarah Tujuh Pemuda Korea di Era 1896
2. Keterlibatan Musisi Tradisional
7 hal seru dari konser BTS ARIRANG di Gwanghwamun, setlist jenius sampai ment penuh chaos. Foto: Sekelompok musisi tradisional tampil di konser BTS, 21 Maret 2026. -Netflix-
Arirang, lagu rakyat tradisional paling populer di Korea, diusung sebagai tema utama. Namun, BTS menyelipkan cuplikan lagu tersebut dalam Body to Body.
Dua menit setelah ritme elektronik lagu tersebut, BTS mundur untuk memberi ruang bagi chorus lagu Arirang. Drum berubah menjadi akustik. Suara perempuan yang bernyanyi dengan timbre musik tradisional Korea, memenuhi lagu tersebut.
Nah, dalam konser di Gwanghwamun, sampel Arirang itu tidak hanya dihadirkan lewat rekaman. BTS mengundang orkestra tradisional full, untuk membawakan bait tersebut.
Mereka (terdiri dari lima vokalis perempuan yang mengenakan hanbok bernuansa merah putih, dan beberapa musisi), diposisikan di depan Gerbang Gwanghwamun.
BACA JUGA:8 Produser Top di Balik Album BTS ARIRANG, Ada Diplo dan Vokalis OneRepublic
BACA JUGA:Pecah! Trailer Konser Comeback BTS ARIRANG Dirilis Netflix, RM dkk Cool Banget
Alat musik yang dibawa, antara lain, gayageum (semacam sitar), jjanggu (drum tradisional), haegeum (jenis alat musik gesek), kkwaenggwari (tambur), taepyeongseo (terompet).
3. Kostum Buatan Desainer Lokal
7 hal seru dari konser BTS ARIRANG di Gwanghwamun, setlist jenius sampai ment penuh chaos. Foto: Sket kostum para member BTS buatan desainer Song Jio.-WWD-
Jika Anda bertanya-tanya desainer top mana yang membuat kostum panggung RM, Suga, Jin, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook di Gwanghwamun, maka jawabnya adalah Song Jio. Ia merancangnya sebagai sebuah pernyataan identitas.