Perayaan Idulfitri di KBRI Beijing diawali dengan salat Idulfitri dengan imam Faruq Bil Adly, mahasiswa S-1 Central University of Finance and Economics.
Perayaan Idulfitri 1447 H bersama yang digelar di 1447 Hijriah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing.-KBRI Beijing untuk Harian Disway-
Khutbah disampaikan oleh Dienny Redha Rahmani, S.Si, M.S., mahasiswa S-3 bidang Environmental Science and Engineering, Beijing University of Chemical Technology. Dienny menekankan pentingnya saling memahami antara masyarakat yang berbeda-beda.
“Allah menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, namun perbedaan itu hendaknya mendorong kita untuk saling menghargai dan memahami. Dengan rasa saling menghargai, akan terwujud ukhuwah wathaniyah atau persatuan sesama bangsa dan insaniyah, atau persaudaraan sesama manusia”, ujar Dienny.
BACA JUGA:Sejarah! Begini Potret Salat Idulfitri Perdana di Masjid Negara IKN
BACA JUGA:Salat Idulfitri di Masjid Al Akbar Padat, Jamaah Keluhkan Tarif Parkir Rp20 Ribu
Perayaan Idulfitri di KBRI Beijing tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan masyarakat Indonesia di luar negeri dalam menjaga nilai persatuan dan kepedulian sosial.
Pada momen silaturahmi Idulfitri tahun ini, KBRI Beijing juga memperkenalkan pejabat baru pada KBRI Beijing, yaitu Koordinator Fungsi Ekonomi, Atase Pendidikan dan Atase Perdagangan.
Perayaan Idul Fitri di KBRI Beijing merupakan hasil kerja sama dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat di Beijing, termasuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing, Majelis Taklim At-Taqwa, Lingkar Pengajian Beijing, Lintas Komunitas Muslim Indonesia Tiongkok, PCI Muhammadiyah dan PCI NU Beijing. (*)